TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 150 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuliner bakal meramaikan Festival Cap Go Meh Makassar 2026.
Festival ini akan berlangsung di kawasan Pecinan Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tepatnya di sepanjang Jalan Sulawesi, Selasa (3/3/2026).
Seluruh UMKM yang terlibat dipastikan halal, dan menyajikan beragam jajanan buka puasa hingga makanan berat.
Hal ini disampaikan Perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Perwakilan Umat Buddha Indonesia Sulawesi Selatan (DPD Walubi Sulsel), Erick Lim, dalam konferensi pers di Experience Centre Honda Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (28/2/2026).
Konferensi pers ini membahas gambaran umum acara persiapan yang diorganize oleh Mr Green Production.
Erick menjelaskan, festival tahun ini bertepatan dengan Ramadan, sehingga dikemas lebih sederhana tanpa mengurangi kemeriahan acara.
“Kami menekankan kolaborasi budaya, kuliner, dan kegiatan sosial agar acara menyenangkan semua pihak,” kata Erick, yang hadir mengenakan pakaian cokelat.
Seluruh makanan yang dijual dipastikan halal dan menggunakan konsep kemasan ramah lingkungan.
Baca juga: Puncak Perayaan Cap Go Meh 2025 di Makassar, Zou Zou Festival Siap Meriahkan Jalan Sulawesi
Festival Cap Go Meh Makassar 2026 akan diawali penampilan band penyambutan untuk membangun suasana hangat bagi para pengunjung.
Suasana festival akan semakin semarak dengan pertunjukan Barongsai yang menjadi salah satu ikon perayaan Cap Go Meh.
Disusul aksi enerjik dari Girinaga Dancer yang siap memukau penonton.
Memasuki seremoni pembukaan, acara akan diramaikan dengan kolaborasi budaya berupa rampak bedug dan tambur Barongsai.
Perpaduan dua unsur budaya ini diharapkan menjadi simbol harmoni dan keberagaman yang menjadi semangat utama perayaan Cap Go Meh di Makassar.
Rangkaian acara resmi akan dilanjutkan sambutan-sambutan dan pembukaan oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Momentum tersebut juga akan diwarnai dengan penyerahan simbolis lima paket Bingkisan Dari Hati dari DPD Walubi Sulsel oleh Wali Kota Makassar bersama jajaran panitia dan pengurus Walubi.
Suasana khidmat juga akan terasa saat tausiyah nasional dan pembacaan doa oleh H. Muhammad Fakhrurrazi Anshar.
Selain itu, akan dilaksanakan pembagian Bingkisan Dari Hati kepada 200 masyarakat Kecamatan Wajo sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sebagai penutup, panggung utama akan dimeriahkan oleh penampilan musisi lokal Makassar.
Festival Cap Go Meh Makassar 2026 didukung berbagai pihak, salah satunya Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) dan BNI.
Corporate Communication Asmo Sulsel, Benedicta Caroline mengatakan, keterlibatan Honda dalam festival ini agar lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami dari Honda senang bisa dekat dengan masyarakat. Kani memperkenalkan produk di sana,” kata Dicta, sapaan akrabnya.
Sementara BNI hadir sebagai digital payment partner yang mendorong transaksi digital lewat QRIS.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Harapan kami semua transaksi di tenant UMKM menggunakan QRIS BNI,” kata kata Manager Business Digital & Solution BNI Wilayah 07 Makassar, Yudha Kriswana.(*)