MBG Bagi Pelajar di Malinau Tetap Dibagikan Selama Ramadan, Varian Menunya Ada Susu dan Kurma 
Junisah February 28, 2026 05:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Variasi menu kering berupa makanan tambahan ekstra seperti kue kering, roti, buah, susu dan kurma menjadi sajian utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan 2026 di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Penyaluran bantuan nutrisi tersebut disajikan diantaranya melalui dapur Satuan Pelayanan Program Gizi atau SPPG Malinau Hulu yang dikelola oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malinau.

Sebanyak 2.552 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar dan kelompok rentan menjadi sasaran utama dalam pendistribusian makanan bergizi ini setiap harinya selama bulan puasa Ramadan2026.

Panitia membagi paket makanan ke dalam dua kategori utama, yakni porsi kecil untuk balita hingga pelajar kelas 3 SD, serta porsi besar untuk siswa kelas 4 SD hingga SMA.

Baca juga: Program MBG di SMAN 1 Tanjung Selor Dihentikan Sementara, Begini Penjelasan BGN Bulungan

Meskipun dalam suasana puasa, para pelajar tetap menerima jatah makan yang distribusinya disesuaikan agar tetap bisa dinikmati saat waktu berbuka puasa tiba.

Orang tua siswa PAUD di Malinau Hulu, Rizkia menyebutkan bahwa bantuan makanan tersebut biasanya dibawa pulang oleh anaknya karena sedang menjalankan ibadah puasa.

"Biasanya anak saya bawa pulang menu seperti susu dan buah. Karena sedang puasa, makanan itu disimpan untuk dibawa ke rumah sebagai tambahan lauk berbuka," ujar Rizkia, Sabtu (28/2/2026).

Berdasarkan data SPPG, rincian menu yang dibagikan meliputi paket ringan seperti onde-onde dan kurma yang dipadukan dengan susu UHT ukuran 115 mililiter untuk porsi kecil dan 125 mililiter untuk porsi besar.

Khusus untuk porsi besar, terdapat tambahan satu butir telur yang secara signifikan meningkatkan kandungan protein dari 6,9 gram menjadi 12,2 gram per paketnya.

Baca juga: Selama Ramada 2026 Siswa di Tana Tidung Tetap Dapat MBG, Menunya Tempe Orek Pakai Kantong Plastik

Dari sisi pemenuhan energi, porsi kecil mengandung 372,3 kilokalori, sementara porsi besar mencapai 425,5 kilokalori untuk menunjang aktivitas harian penerima manfaat.

Kepala SPPG Muhammadiyah Kabupaten Malinau, Fransisca, menjelaskan setiap jenis menu yang disajikan wajib mencantumkan label informasi gizi dan harga sebagai bentuk transparansi.

"Sesuai petunjuk teknis, setiap menu MBG wajib mencantumkan label kandungan gizi dan harga sebagai bentuk transparansi program," katanya.

Setiap paket dikemas dalam wadah sekat guna menghindari kontaminasi antar jenis makanan serta memastikan tekstur lauk tetap terjaga hingga dikonsumsi saat berbuka.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.