Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam rangka menjaga ketersediaan stok darah selama bulan suci Ramadhan, PMI Kota Banda Aceh mengajak masyarakat untuk berpartisipasi sebagai pendonor darah sukarela.
Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, mengatakan, kebutuhan darah di sejumlah rumah sakit di Banda Aceh dan Aceh Besar tetap tinggi selama Ramadhan.
Sementara itu, jumlah pendonor biasanya mengalami penurunan karena sebagian masyarakat ragu untuk mendonorkan darah saat berpuasa.
Pasalnya kata Haeqal, stok darah harus tetap aman demi memenuhi kebutuhan pasien, baik untuk kasus kecelakaan, operasi, ibu melahirkan, maupun pasien penyakit kronis.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu mendonor, karena donor darah tidak membatalkan puasa dan justru sangat bermanfaat bagi sesama,” ujar Haeqal, Sabtu (28/2/2026).
Ia menjelaskan, pelayanan donor darah di Gedung Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banda Aceh tetap buka setiap hari selama 24 jam guna memastikan pelayanan tetap optimal bagi masyarakat yang ingin mendonor kapan saja.
Baca juga: Malam Ini, Persiraja Tantang Persikad Depok di Stadion Pakansari Bogor
Selain pelayanan di UDD, selama Ramadhan PMI Kota Banda Aceh juga akan menyelenggarakan safari donor darah di sejumlah masjid, warung kopi, dan pusat perbelanjaan di seputaran Banda Aceh dan Aceh Besar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan usai shalat tarawih hingga pukul 23.00 WIB, sehingga memudahkan masyarakat yang ingin mendonor setelah berbuka puasa.
“Kami ingin mendekatkan layanan donor darah ke tengah masyarakat.
Dengan adanya safari donor darah ini, kami berharap partisipasi masyarakat meningkat dan stok darah tetap terjaga sepanjang Ramadhan,” tambahnya.
Haeqal juga memastikan seluruh proses donor darah dilakukan sesuai standar kesehatan dan protokol yang berlaku, sehingga aman dan nyaman bagi para pendonor.
"PMI Kota Banda Aceh berharap semangat berbagi di bulan penuh berkah ini dapat diwujudkan melalui aksi nyata mendonorkan darah, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap sesama yang membutuhkan," pungkasnya. (*)
Baca juga: Tuanku Anwar, Sesepuh Kaum Alaidin dan Pemilik Hotel Lading, Tutup Usia