Sampah Menumpuk di Bibir Pantai Kota Bula, Warga Soroti Sikap Pemerintah
Mesya Marasabessy February 28, 2026 06:52 PM

 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Tumpukan sampah memenuhi bibir Pantai Timbul Tenggelam di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Sabtu (28/2/2026). 

Kondisi memprihatinkan ini memicu sorotan warga yang menilai pemerintah daerah terkesan cuek terhadap persoalan lingkungan di kawasan pesisir tersebut.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, sampah plastik, botol bekas, potongan kayu, hingga limbah rumah tangga berserakan sepanjang garis pantai. 

Bahkan, sebagian sampah telah menumpuk tebal dan terbawa gelombang laut, yang menampilkan kesan kumuh di pesisir pantai. 

Tak hanya merusak pemandangan, kondisi ini juga dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga dan nelayan setempat. 

Beberapa perahu tampak bersandar di tengah kepungan sampah yang terus bertambah.

Seorang warga sekitar, Sulastri (30), mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama namun belum mendapat penanganan serius.

“Sampah ini bukan baru. Sudah lama menumpuk, tapi belum pernah ada pembersihan yang maksimal. Kami lihat pemerintah seperti tutup mata,” ujarnya kepada TribunAmbon.com.

Baca juga: Terminal Gumumae Bula Terbengkalai, Pelataran Ditumbuhi Rumput Liar Hingga Jadi Sorotan Warga

Baca juga: Update! Jadwal KM Dorolonda 1 - 27 Maret 2026: Rute Manokwari, Nabire, Waren

Menurutnya, jika dibiarkan berlarut-larut, kawasan pantai yang semestinya menjadi ruang publik justru berubah menjadi titik kumuh.

Menurut pengakuan warga, minimnya pengawasan menjadi penyebab utama persoalan ini terus berulang.

“Harusnya ada langkah cepat. Jangan tunggu makin parah baru bergerak, sedangkan ini sudah paling banyak," sesalnya.

Warga bahkan turut mempertanyakan peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam melakukan pembersihan rutin maupun upaya pencegahan agar sampah tidak terus menumpuk di area pantai.

“DLH seharusnya punya jadwal pembersihan atau petugas yang rutin turun. Ini pantai di pusat kota, masa dibiarkan seperti tempat pembuangan akhir,” bebernya.

Warga menilai, jika tidak ada langkah konkret dari dinas terkait, persoalan sampah di Pantai Timbul Tenggelam akan terus berulang dan berpotensi mencemari laut serta merusak ekosistem pesisir.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.