TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Gelandang Inter Milan, Nicolo Barella menjadi primadona di Liga Inggris. Arsenal hingga Manchester United turut membidik sang pemain.
Dalam beberapa musim terakhir, Nicolo Barella telah menjadi andalan di lini tengah Inter Milan.
Namun, pada musim 2025/2026, gelandang Italia itu jadi perbincangan.
Hal ini tak lepas dari performanya yang terbilang menurun.
Baca juga: Pamannya Jadi Legenda Inter Milan, Bomber Muda Serbia Berdarah Italia Kans Merapat ke AC Milan
Baca juga: Inter Milan Bidik Bintang Muda Naik Daun dari Serbia, 2 Sosok Ordal Bisa Jadi Agen Dadakan
Adapun penurunan performa Nicolo Barella tak lepas dari beberapa masalah fisik yang tidak diungkapkan.
Jumlah gol gelandang Inter Milan itu terbilang sedikit, hanya satu gol, melawan Cremonese pada bulan Oktober lalu.
Namun, Nicolo Barella telah mencatatkan enam assist.
Hal ini menunjukkan bahwa sang pemain tetap menjadi sosok berpengaruh di lini tengah Inter Milan.
Meski begitu, Nicolo Barella telah menghadapi kritik dari sebagian penggemar Inter Milan dalam beberapa pekan terakhir, karena pemain asal Sardinia itu belum mencapai performa puncak yang membuatnya menjadi salah satu gelandang paling diminati di Eropa.
Meski ada yang memberi pembelaan, beberapa pendukung ingin dia diistirahatkan, sementara yang lain menyerukan agar dia pergi pada musim panas.
Namun klub tidak berniat menjualnya.Beberapa masalah fisik yang tidak diungkapkan telah berkontribusi pada penurunan performanya.
Sementara Nicola Barella sendiri, dengan sisa kontrak dua setengah tahun, tidak pernah sekalipun mempertimbangkan untuk pergi dari Inter Milan.
Menariknya, meski terbilang menurun, gelandang Italia tersebut masih menjadi primadona, khususnya di Liga Inggris.
Menurut Fichajes, melalui L’Interista, dua tim Liga Inggris, Manchester United dan Newcastle United, tertarik untuk mendatangkan Nicolo Barella guna memperkuat lini tengah mereka.
Lebih lanjut, Manchester United dan Newcastle United disebut memantau gelandang Inter Milan dan Italia tersebut menjelang kemungkinan kepindahan di musim panas.
Minat Newcastle berakar pada ambisi tertentu.
The Magpies bermimpi untuk menciptakan kembali poros lini tengah Italia dengan memasangkan Barella dengan Sandro Tonali di St James’ Park.
Minat Manchester United mungkin lebih bersifat oportunistik.
Di bawah asuhan Michael Carrick, klub telah stabil dan kualifikasi Liga Champions kini tampak lebih mudah dicapai.
Kembali ke kancah sepak bola Eropa papan atas kemungkinan akan memicu investasi besar, dan gelandang berpengalaman seperti Barella, terutama setelah kepergian Casemiro, sesuai dengan profil yang dibutuhkan United.
Namun, untuk saat ini, Barella sendiri belum memberikan indikasi bahwa ia ingin pergi.
Ia berkomitmen kepada Inter dan proyek Chivu, dengan kontraknya berlaku hingga 2029. Klub-klub Premier League akan mengamati dan menunggu, tetapi membujuknya untuk meninggalkan Nerazzurri bukanlah tugas yang mudah.
Selain Manchester United dan Newcastle United, tim Inggris lainnya, Arsenal, juga membidik Nicolo Barella.
Petinggi Arsenal, Andrea Berta sudah lama mengagumi gelandang Inter Milan itu.
Direktur olahraga Arsenal itu kembali berupaya merekrut sang pemain musim panas lalu.
Namun, ia ditolak untuk kedua kalinya dalam kariernya, menurut FcInterNews.
Menurut FcInterNews, obsesi Berta terhadap Barella bermula sejak tahun 2019.
Direktur olahraga Atletico Madrid saat itu menawarkan Cagliari €35 juta untuk merekrutnya.
Memang, upaya itu akhirnya gagal karena tekad kuat sang pemain untuk bergabung dengan Inter, klub yang telah ia dukung sepanjang hidupnya.
Musim panas lalu, setelah menjabat sebagai direktur olahraga Arsenal, Berta mencoba lagi.
Inter kembali menutup pintu rapat-rapat.
(TribunJatimTimur.com)