TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC akan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Kedua tim dijadwalkan bertemu pada Rabu (4/3/2026) di Stadion Haji Agus Salim, Padang.
Laga ini diprediksi berjalan tidak mudah bagi Kabau Sirah. Pasalnya, sejumlah pemain asing Semen Padang FC harus absen akibat cedera dan akumulasi kartu.
Baca juga: Padatnya Jadwal Jadi Sorotan Van Gastel Jelang Hadapi Semen Padang FC
Alhasan Wakaso tidak dibawa saat menghadapi Bhayangkara FC dan sempat ditarik keluar pada awal babak pertama ketika melawan Malut United di pekan ke-22.
Sementara itu, Guilherme Fernandez Hierro juga tidak masuk daftar pemain saat menghadapi Malut United maupun Bhayangkara FC.
Selain itu, Boubakary Diarra dipastikan absen setelah menerima kartu merah dalam laga kontra Bhayangkara FC. Dengan demikian, ia tidak dapat tampil saat menghadapi PSIM Yogyakarta.
Kabar baik datang dari Angelo Meneses. Bek asal Portugal tersebut sebelumnya absen melawan Bhayangkara FC karena akumulasi kartu kuning, namun dipastikan sudah bisa kembali memperkuat tim dalam laga nanti.
Meski begitu, kondisi Wakaso dan Guilherme masih belum dapat dipastikan tampil pada pertandingan tersebut.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta datang ke Padang dengan kepercayaan diri tinggi. Laskar Mataram sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas PSBS Biak pada Jumat (27/2/2026) malam.
Bermain di Stadion Maguwoharjo, PSIM menang dengan skor 4-2. Franco Ramos mencetak dua gol masing-masing pada menit ke-14 dan 64. Ze Valente turut menyumbang dua gol pada menit ke-69 dan 89. Sementara itu, PSBS sempat membalas melalui Eduardo Barbosa (36’) dan Ruvery Alfonso (82’).
Meski meraih kemenangan, pelatih PSIM, Van Gastel, tetap memberikan evaluasi terhadap performa timnya.
“Saya pikir di babak pertama dalam penguasaan bola kami tidak bermain sebaik biasa. Kami tidak memegang kendali,” ujarnya.
Menurutnya, pembicaraan di ruang ganti saat jeda pertandingan menjadi momentum kebangkitan tim.
“Di babak kedua kami berbicara tentang apa yang telah kami lakukan selama 22 pertandingan. Saya pikir di babak kedua dalam penguasaan bola kami sudah bermain cukup baik,” tegasnya.
Van Gastel juga menyoroti lini pertahanan yang dinilai masih terlalu mudah kebobolan.
“Kami harus melakukan lebih baik untuk membuat pertandingan agar bisa dimenangkan dengan lebih mudah. Ini memakan terlalu banyak energi yang tidak perlu untuk memenangkan laga,” imbuhnya.
Selain evaluasi teknis, Van Gastel menyinggung padatnya jadwal kompetisi yang dinilai tidak konsisten.
Baca juga: Jelang Hadapi Semen Padang FC, PSIM Yogyakarta Curi Kemenangan 4-2 atas PSBS Biak
“Kadang ada jarak sembilan hari, sepuluh hari, atau tujuh hari. Lalu tiba-tiba jadwal menjadi sangat padat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti tantangan pemain yang menjalani ibadah puasa Ramadan dalam menjaga kondisi fisik saat harus bertanding dan berlatih dengan intensitas tinggi.
Kemenangan atas PSBS Biak membuat PSIM naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 36 poin.
Sementara itu, Semen Padang FC masih tertahan di zona merah dengan 16 poin setelah pada pekan sebelumnya kalah 0-4 dari Bhayangkara FC.
Pertandingan nanti menjadi laga kandang ketiga Semen Padang FC pada putaran kedua. Sebelumnya, mereka menang 1-0 atas Persita dan bermain imbang 2-2 melawan Malut United di hadapan publik sendiri.