TRIBUNJAKARTA.COM - Sun Go Kong muncul dalam Parade Festival Imlek Nasional digelar di Jalan Katedral menuju Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026) sore.
Dalam mitologi Tiongkok, Sun Wukong atau Sun Go Kong dikenal sebagai Raja Kera atau Kera Sakti
Sun Go Kong yang mengenakan kostum serba merah dengan bulu kuning di sekitar wajah tampak menarik perhatian pengunjung.
Penampilannya yang menyerupai karakter asli membuatnya menjadi salah satu favorit warga untuk berfoto, terutama dengan latar Masjid Istiqlal.
Diketahui, Puncak Imlek Nasional tersebut direncanakan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.
Arus lalu lintas di sekitar Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026) sore, terpantau padat merayap pada pukul 17.30 WIB.
Kepadatan mulai terasa dari Jalan Katedral menuju Pasar Baru hingga ke Jalan Pos.
Meski kendaraan masih bergerak, badan jalan hanya dapat digunakan sebagian karena adanya aktivitas Parade Fetsival Imlek Nasional 2026 yang melintasi sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut.
Kondisi lalu lintas semakin tersendat ketika petugas melarang kendaraan di Jalan Pos berbelok ke Jalan Gedung Kesenian.
Pengendara diarahkan untuk melaju lurus ke Jalan Dr. Sutomo sejauh kurang lebih 200 meter sebelum dapat berputar balik menuju Jalan Gedung Kesenian.
Rombongan peserta parade yang menggunakan lajur kanan juga membuat ruang kendaraan semakin sempit.
Sejumlah kendaraan tampak kesulitan melintas, termasuk sebuah truk yang sempat terhenti karena berhimpitan dengan barisan peserta parade.
Kemacetan di Jalan Gedung Kesenian mengular hingga sekitar 500 meter, mencapai simpang Jalan Lapangan Banteng Utara.
Parade Festival Imlek Nasional digelar di Jalan Katedral menuju Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026) sore.
Jajaran peserta parade telah memadati ruas Jalan Katedral yang berada di antara Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal.
Barisan peserta terlihat memanjang hingga sekitar 200 meter, terdiri dari berbagai kelompok penampilan. Salah satu kelompok pembuka adalah personel kepolisian berkuda yang memimpin jalannya parade.
Di belakangnya, tampil kelompok barongsai serta Koko Cici Jakarta yang mengenakan busana khas Imlek berwarna merah.
Festival parade Imlek bertajuk “Harmoni Imlek Nasional” ini turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie.
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan bedug. Sebagai informasi, parade akan menempuh rute di sekitar Lapangan Banteng.
Iring-iringan dimulai dari depan Katedral, menuju Tugu Adipura, kemudian berbelok ke kanan ke arah Gedung Kementerian dan berlanjut hingga kantor Pos Indonesia.
Polda Metro Jaya menyiapkan sekitar 1.000 kantong parkir untuk motor dan mobil dalam rangka pengamanan acara puncak perayaan Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Sabtu (28/2/2026) sore.
Kabag Ops Dirlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Herfados mengatakan, akses masuk masyarakat dipusatkan di dua titik.
“Kapasitasnya seribu (kantong parkir) dan untuk pintu masuk masyarakat dipersiapkan di pintu Lapangan Banteng Barat dan Lapangan Banteng Timur,” kata Robby dikutip dari Kompas.com.
Kantong parkir disediakan di sejumlah area sekitar lokasi acara, antara lain:
Sementara itu, area parkir khusus tamu VIP dipersiapkan terpisah di Hotel Borobudur.
"Untuk parkir VIP disiapkan di parkiran Hotel Borobudur," ujar Robby.
Puncak Imlek Nasional tersebut direncanakan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.
Salah satu rangkaian acara adalah kirab peserta Imlek Nasional yang akan melintasi ruas jalan di sekitar Lapangan Banteng.
"Nanti mulainya dari depan Katedral terus mengarah ke Tugu Adipura, lalu belok ke kanan arah Gedung Kementerian untuk lanjut ke kantor Pos Indonesia," kata Robby.
Untuk mendukung kelancaran acara, Polda Metro Jaya menyiagakan sekitar 750 personel kepolisian.
“Kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan kurang lebih sebanyak 150 orang dan personel jajaran kewilayahan kurang lebih 600 orang," ujarnya.
Penutupan jalan disebut masih bersifat situasional dan memungkinkan hanya dilakukan saat rangkaian kirab berlangsung.
Personel lalu lintas akan disebar di sejumlah titik guna membantu mengurai kemacetan setelah kirab selesai.