Empat Jenis Tunjangan Guru yang Sudah Cair di Bolsel, Total Anggaran Rp 9,3 Miliar
Alpen Martinus February 28, 2026 09:47 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Tugas pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) untuk menyalurkan tunjangan bagi guru 2026 tuntas sudah.

Empat jenis tunjangan sudah dicairkan.

Tak tanggung-tanggung, pembayaran TPP, TPG, TPP 13 dan TPP THR pun kini sudah masuk ke rekening masing-masing guru penerima TPG Kemendikdasmen dan guru PAI, PAK serta Madrasah.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah 11 Ramadan 1447 H Minggu 1 Maret 2026 untuk Wilayah Boltim, Bolsel dan Boltara

Uangnya sudah masuk ke rekening mereka masing-masing, Jumat 27 Februari 2026.

Pencairan tersebut dianggap tepat, sebelum Idul Fitri.

Para guru tentu diliputi perasaan bahagia penuh syukur.

Hal itu pun diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bolsel Rante Hattani saat dikonfirmasi media ini baru-baru.

“Iya benar, alhamdulillah untuk TPP THR dan TPP 13 guru penerima TPG Kemendikdasmen, serta TPP THR guru penerima TPG untuk PAI, PAK dan Madrasah sudah dicairkan,” ungkap Rante Hattani.

Ia juga menyebut, untuk pembayaran hak para tenaga pengajar tersebut telah direalisasikan untuk bulan Januari dan Februari 2026.

Bahkan sudah masuk ke masing-masing rekening penerima dengan total anggaran cukup besar.

“Untuk Januari sebanyak 117 guru penerima TPG dan 654 orang guru untuk bulan Februari," kata dia.

"Semua sudah masuk ke rekening masing-masing. Total anggarannya semua Rp 9,3 Miliar,” Bebernya.

Rante menjelaskan bahwa pencairan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan Guru sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, Guru menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kualitas pendidikan.

Dengan terpenuhinya hak-hak finansial guru, diharapkan para pendidik dapat semakin fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di satuan pendidikan masing-masing.

“Harapannya dengan dicairkannya TPP dan THR ini, para guru semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, kreativitas, serta inovasi dalam proses pembelajaran," ungkapnya.

"Pada akhirnya, hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,” tuturnya lagi.

Pencairan ini disambut positif oleh para tenaga pendidik karena dinilai sangat membantu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya dan menunjang kesejahteraan keluarga.

Pemerintah Kabupaten Bolsel sendiri terus berupaya memastikan setiap kebijakan yang berkaitan dengan kesejahteraan tenaga pendidik dapat direalisasikan secara konsisten dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (NIE)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.