Renungan Harian Malam Lukas 9: 22 - 27, Menjadi Kristen Total
Alpen Martinus February 28, 2026 11:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak hal yang kita bisa pelajari dari Alkitab.

Baiknya dilakukan setiap hari, baca lalu renungkan.

Berikut rekomendasi renungan harian Kristen berjudul menjadi kristal.

Baca juga: Renungan Kristen Malam Mazmur 130:6, Allah Pengharapan dan Sumber Kehidupan

Ditulis oleh Fiktor Parantang dalam buku moment of inspiration LPMI.

Firman Tuhan diambil dalam Lukas 9: 22 - 27.

Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. (Lukas 9:23)

Sifat naluriah manusia adalah mementingkan dirinya sendiri, lebih mengutamakan sesuatu yang baik dan nyaman bagi dirinya.

Sehingga ketika bertemu dengan hal-hal yang sifatnya tidak sejalan atau tidak nyaman dengan diri sendiri akan ditolak.

Hal itulah yang membuat manusia sulit untuk menyangkal dirinya, sebab menyangkal diri akan bertolak belakang dengan sifat naluriahnya, maka hal itu menjadi pertarungan melawan dirinya sendiri.

Di saat kondisi secara manusiawi kita harus marah tapi perintah Tuhan harus bersabar, harus menahan diri.

Di saat kondisinya harus balas dendam, tapi perintah Tuhan kita harus mengampuni.

Hal ini sulit bagi pikiran manusiawi, sulit bagi kedagingan.

Inilah yang sulit dan menjadi tantangan dalam mengikut Yesus, sebab syarat yang Yesus berikan adalah menyangkal diri, suatu hal yang bertentangan dengan sifat naluriah manusia tersebut.

Di satu sisi kita mau ikut Tuhan, namun di sisi lain kita menolak jika sudah berhadapan dengan hal-hal yang tidak sejalan dengan ambisi, kesenangan dan keinginan manusiawi kita.

Kita mau aman dengan Tuhan, namun juga aman dengan kehendak duniawi kita, kita mau dua-duanya.

Pilihan hanya satu, dan pilihan itu jelas, Yesus katakan sangkal dirimu dan ikut maunya Tuhan.

Tidak ada opsi pilihan lain selain menjadi "Kristal" atau "Kristen total".

Tidak bisa seperti istri Lot yang kakinya berjalan keluar dari Sodom dan Go-mora, tetapi hatinya masih tertuju kesana sehingga ia menoleh (Kejadian 19:26), dan kita tahu apa dampaknya.

Betapa sulitnya menjadi pengikut Yesus yang sejati, betapa sulitnya menjadi Kristen total.

Harus menolak diri sendiri, padahal bukankah keinginan diri sendiri itu lebih enak dan lebih nyaman bagi daging kita?

Ya enak dan nyaman tetapi hanya sementara.

Ikut maunya Tuhan terasa sulit, harus melepaskan kenyamanan kita.

Sehingga Paulus katakan bahwa hidupku bukan aku lagi, melainkan Kristus yang di dalam aku.

Bohong kita harus disalibkan, sikap manipulasi kita harus disalibkan, kecurangan kita harus disalibkan, kemalasan kita harus disalibkan dan semua kesenangan duniawi kita yang bertentangan dengan kehendak Tuhan harus disalibkan, itulah Kristen total.

Inspirasi: Dalam segala tindakan dan aspek kehidupan kita, hendaknya selalu didasari dengan pertanyaan: Tuhan, apa yang Engkau kehendaki?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.