"Pemain Lama" Sembunyikan Beras Selundupan dari Timor Leste di Pondok Kebun
Ryan Nong February 28, 2026 10:19 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Satgas Pengamanan Perbatasan Yonarhanud 2 Kostrad dan tim gabungan menemukan lebih dari 2 ton beras bermerk Timor Leste yang disembunyikan warga di rumah kebun di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU, Provinsi NTT. 

Beras ilegal tersebut diduga diselundupkan dari Timor Leste pada Kamis, 26 Februari 2026 lalu.

Adapun pondok kebun tempat ditemukan beras diketahui milik seorang warga berinisial VE, yang sebelumnya pada tahun 2024 sempat ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyelundupan pakaian bekas dari Timor Leste oleh Polres TTU.

Baca juga: Satgas Pamtas dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Beras 2 Ton dari Timor Leste

Beras yang ditemukan terdiri dari beras merk Sakunar Mean sebanyak 26 karung ukuran 25 kilogram, beras merk Golden Dragon 33 karung ukuran 25 kilogram, beras merk Manu Tafui 28 karung ukuran 25 kilogram.

Sedangkan barang ilegal yang hendak diselundupkan ke Timor Leste yakni 10 (sepuluh) jerigen berisi BBM jenis Solar dengan rincian 2 jerigen ukuran 35 liter dan 8 jerigen ukuran 5 liter.

Danpos Napan Bawah, Letda Arh Sulthan mengatakan, penggagalan kegiatan ilegal ini bermula dari adanya informasi yang didapat tentang adanya kegiatan penyelundupan yang terjadi disekitar perbatasan Desa Napan.

Personel Satgas Pamtas Pos Napan Bawah bersama tim gabungan melakukan penyisiran dan menemukan adanya beras dan BBM yang berada di sebuah gubuk kosong pada kebun di wilayah Indonesia.

Aksi penggagalan penyelundupan ini mendapat dukungan pihak Kepolisian Sektor Miomaffo Timur.

Ia menjelaskan, barang bukti beras merk Timor Leste yang diamankan sebanyak 2.175 kilogram. Sedangkan BBM jenis Solar sebanyak 110 liter. 

Barang bukti tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Bea Cukai PLBN Napan dan diamankan di Makosatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat.

Penggagalan penyelundupan ini merupakan bagian pencegahan kerugian negara. Pasalnya, beras tersebut diduga akan diperjualbelikan ke Indonesia dengan harga yang lebih tinggi. (bbr)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.