BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) 2026 FORKI Kota Banjarbaru resmi digelar di Luweh Resto, Kota Banjarbaru, Sabtu (28/2/2026) sore.
Agenda tersebut menetapkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026-2030.
Musyawarah cabang luar biasa ini digelar menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) pembekuan kepengurusan sebelumnya, yang kemudian dilanjutkan dengan penunjukan karateker oleh FORKI Kalsel.
Ketua Panitia Muscablub, Tajudin Noor, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program penyelesaian organisasi pasca pembekuan.
“Untuk hari ini kita melanjutkan perintah dan program penyelesaian. Kemarin ada SK pembekuan, lalu ada SK karateker, penunjukan dari Kalsel untuk melanjutkan kegiatan Forki dan melaksanakan muscablub,” ujarnya.
Dia menjelaskan, panitia karateker ditunjuk untuk membantu kelancaran pelaksanaan Muscablub hingga akhirnya berjalan dengan dukungan sejumlah perguruan karate di Banjarbaru.
"Perguruan yang hadir dan menyatakan dukungan di antaranya INKADO, PUNAKOSI, ASKI, dan SETOKAI," ujarnya.
Sementara itu, Kabid Organisasi FORKI Kalsel, Rusli menegaskan pelaksanaan Muscablub sudah melalui mekanisme organisasi.
Baca juga: Dugaan Jual Beli Lapak Pedagang, Pengelola Festival Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin Siapkan Sanksi
Usulan pelaksanaan Muscablub, kata dia, berasal dari pengurus cabang (Pengcap) Kota Banjarbaru.
“Dari Pengprov itu hanya memfasilitasi. Kalau memang semua syarat sudah terpenuhi, dari Pengprov tentu oke saja,” katanya.
Dia membeberkan kepengurusan sebelumnya telah dibekukan melalui surat resmi Ketua Umum Forki Kalsel.
“Sudah dibekukan. Alasannya, sudah beberapa kali diundang tidak pernah hadir. Rapat kerja daerah tidak datang, verifikasi tidak datang, kegiatan juga tidak hadir,” jelasnya.
Menurutnya, dari sejumlah alasan tersebut muncul mosi tidak percaya dari pengurus cabang kota Banjarbaru yang kemudian menjadi dasar keluarnya keputusan pembekuan.
Dalam Muscablub tersebut, H Nurul Anwar resmi terpilih sebagai Ketua Forki Banjarbaru masa bakti 2026-2030.
“Pada hari ini saya sudah dinamakan sebagai Ketua Forki Banjarbaru. Saya ingin meneruskan apa yang sudah baik dan melanjutkannya menjadi lebih baik lagi,” ucap H Nurul Anwar.
Dia mengibaratkan Forki sebagai pohon besar, sementara perguruan-perguruan di bawahnya merupakan ranting yang saling menopang untuk membangun organisasi lebih kuat ke depan.
“Kami ingin prestasi, bukan frustasi. Ke depan kita tidak bisa hanya berangan-angan untuk menang, tapi harus bekerja nyata agar Forki Banjarbaru bisa lebih maju,” tegasnya.
Terkait agenda terdekat, Nurul Anwar menyebut pihaknya akan mulai menyiapkan program dan event pasca Hari Raya Idulfitri.
“Untuk persiapan event, habis Lebaran insyaallah kita mulai bergerak,” pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)