Investasi Ritel Modern Menggeliat, Simpang Lima Toboali Jadi Magnet Ekonomi
Asmadi Pandapotan Siregar February 28, 2026 11:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui masuknya investasi sektor perdagangan ritel modern. Kehadiran gerai ritel di kawasan Simpang Lima Toboali dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap potensi ekonomi daerah.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan hadirnya ritel modern merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat struktur ekonomi lokal. Melalui investasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Selain memperluas akses kebutuhan sehari-hari, kehadiran ritel modern ini juga membuka peluang kerja baru bagi warga setempat.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyambut baik setiap investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Debby kepada Bangkapos.com, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, kehadiran gerai ritel modern bukan sekadar fasilitas belanja. Melainkan instrumen penggerak roda perekonomian di kawasan perkotaan. Oleh sebab itu, kehadiran ritel modern Indomaret Simpang Lima Toboali ini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan. Akan tetapi, mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan ikut berkontribusi dalam mendorong kemajuan perekonomian daerah.

Wabup turut memberikan penekanan terhadap pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Khususnya dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Investasi yang masuk ke daerah harus mampu memberikan nilai tambah, termasuk menyerap tenaga kerja lokal dan membuka peluang kemitraan usaha.

“Kami juga mendorong agar kemitraan dengan pelaku UMKM lokal terus diperkuat sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata,” ujar Wabup.

Lebih lanjut Masuknya investasi ritel modern dinilai sebagai sinyal positif terhadap stabilitas dan prospek ekonomi daerah. Pemerintah daerah memandang sektor perdagangan sebagai penopang penting pertumbuhan ekonomi. Terutama dalam memperluas lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat. Investasi sektor ritel dinilai dapat memicu efek berganda.

Mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, hingga terbukanya peluang usaha pendukung lainnya. Selain mendorong investasi, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Agar mampu bersaing di tengah perkembangan sektor usaha modern. Debby menegaskan bahwa masyarakat Bangka Selatan harus mengambil peran dalam pertumbuhan ekonomi, tidak hanya sebagai konsumen tetapi juga sebagai pelaku.

““Kami ingin masyarakat Bangka Selatan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi itu sendiri, baik sebagai tenaga kerja, mitra usaha, maupun pelaku UMKM,” sebutnya.

Debby turut mengapresiasi manajemen Indomaret atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bangka Selatan sebagai lokasi pengembangan usaha. Keputusan ekspansi tersebut menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan dan layak menjadi tujuan investasi. Pemerintah daerah komitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang pro-investasi tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan dan pemerataan ekonomi.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkeadilan,” ucap Debby. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.