Melinda Aksa: Harmoni Cap Go Meh dan Ramadan Cerminkan Kekuatan Keluarga Warga Makassar
Muh Hasim Arfah February 28, 2026 11:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa hadir dalam  perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh. 

Festival yang digelar di Jalan Sulawesi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/2/2026),

Agenda tersebut juga dihadiri Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan sejumlah anggota Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Menurut Melinda, Festival Jappa Jokka Cap Go Meh yang bertepatan dengan Ramadan jadi gambaran kuatnya toleransi yang tumbuh dari keluarga-keluarga di Kota Makassar.

Dalam suasana penuh kebersamaan lintas etnis dan agama, Melinda menyampaikan, harmoni yang tercipta merupakan cerminan nilai yang telah lama hidup di tengah masyarakat.

Menurutnya, perayaan Cap Go Meh yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat saling menghormati.

Baca juga: Barongsai Pesantren DDI Galesong Baru Tampil di Jappa Jokka Cap Go Meh

“Perpaduan dua perayaan ini menunjukkan bahwa perbedaan dapat berjalan beriringan dalam suasana damai. Toleransi bukan hanya slogan, tetapi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Makassar,” ujar Melinda.

Ia menegaskan, nilai toleransi dan kebersamaan sejatinya berakar dari keluarga. 

Peran ibu sebagai pendidik pertama dan utama dinilai sangat penting dalam menanamkan sikap saling menghargai sejak dini.

“Ketika keluarga mengajarkan empati dan menghormati perbedaan, maka lingkungan akan tumbuh harmonis. Dari rumah tangga yang rukun, lahir masyarakat yang kuat,” tambahnya.

Melinda juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.

Termasuk panitia dan komunitas lintas budaya yang telah menghadirkan ruang perjumpaan positif bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seperti Festival Jappa Jokka tidak hanya memperkuat persatuan sosial.

Tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dan industri kreatif di Kota Makassar.

TP PKK Kota Makassar, lanjutnya, siap terus mendukung program-program yang memperkuat ketahanan keluarga. 

Seperti pemberdayaan perempuan, serta pembangunan karakter generasi muda agar nilai toleransi tetap terjaga.

“Makassar adalah rumah bagi semua. Tugas kita bersama menjaga agar rumah ini tetap nyaman, aman, dan penuh rasa saling menghormati,” tegas Melinda.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam festival tersebut tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi menjadi energi kolektif dalam membangun Kota Makassar yang inklusif, maju, dan harmonis. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.