Kabar Buruk Persebaya Lawan Persib Bandung Terancam Pincang, Bernardo Tavares Putar Otak
Sarah Elnyora Rumaropen March 01, 2026 12:35 AM

SURYAMALANG.COM, - Persiapan Persebaya Surabaya menjelang duel klasik melawan Persib Bandung diwarnai kabar kurang sedap yang memaksa pelatih Bernardo Tavares memutar otak lebih keras.

Penyerang sayap andalan, Malik Risaldi, dilaporkan kembali mengalami cedera justru saat menjalani sesi latihan khusus penyelesaian akhir di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Padahal, laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 yang dijadwalkan pada Senin (2/3/2026) mendatang menjadi pertaruhan krusial bagi Bajol Ijo untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen.

Pukulan Telak: Malik Risaldi Cedera Lagi Jelang Lawan Persib

Persebaya dijadwalkan menjamu Persib di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (2/3/2026).

Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Bajol Ijo yang tengah mengincar posisi atas klasemen.

Saat ini, Persebaya menempati peringkat kelima dengan 38 poin, namun posisi mereka dipepet oleh PSIM di peringkat keenam dengan selisih hanya dua poin.

Kemenangan menjadi harga mati agar Persebaya tetap berada di posisi yang tepat. Namun, situasi menjadi sulit karena cedera Malik Risaldi membuatnya berpeluang absen lagi.

Baca juga: Agenda Green Force Run 2026 Digelar 28 Juni, Sebagai Perayaan HUT Surabaya dan Persebaya

Sebelumnya, pemain berusia 29 tahun itu sudah absen dalam tiga laga melawan Bhayangkara FC, Persijap, dan PSM Makassar akibat cedera pangkal paha.

Meski sempat dinyatakan membaik dan sudah bergabung dalam latihan tim untuk memperkuat lini depan, nasib berkata lain.

“Mengenai penyelesaian akhir, kami sudah mencobanya dalam minggu terakhir,” ujar Bernardo Tavares sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (28/2/2026).

“Malik kembali berlatih, kami melakukan sirkulasi bola. Tapi dia cedera lagi saat latihan menembak itu,” ucapnya.

Krisis Akurasi di Tengah Tembok Kokoh Maung Bandung

Cederanya mantan pemain Madura United ini menjadi pukulan telak bagi Bernardo Tavares yang sedang berjuang memperbaiki akurasi lini depan.

Hal ini krusial mengingat mereka akan menghadapi "tembok" pertahanan Maung Bandung yang dikenal paling kokoh musim ini, dengan catatan baru kebobolan 11 gol hingga pekan ke-23.

Dalam laga terakhir melawan PSM Makassar, dari 20 tembakan dan 14 kreasi peluang, hanya enam di antaranya yang mengarah ke gawang. Akurasi yang rendah ini menjadi perhatian serius pelatih asal Portugal tersebut.

Baca juga: Titik Lemah Persebaya Lawan PSM: Bernardo Tavares Putar Otak Gara-gara 4 Gol Bola Mati

“Kami selalu ada sesi penyelesaian akhir,” kata Bernardo Tavares.

“Tapi memang kami harus bekerja keras lagi. Bukan hanya Bruno Moreira, tetapi pemain lain juga kurang akurat,” tuturnya.

Meski harus menghadapi kabar buruk terkait Malik, Tavares tetap mempersiapkan lini depan dengan harapan Bruno Moreira dan kawan-kawan bisa tampil lebih tajam saat menjamu Persib nanti.

Moncernya Gali Freitas di Bawah Arahan Bernardo Tavares

Di tengah kabar cedera Malik, angin segar datang dari performa Gali Freitas yang semakin moncer di era Bernardo Tavares.

Gali berhasil mencetak 4 gol dan 2 assist dari tujuh pertandingan di bawah nakhoda Tavares.

Catatan ini berbanding jauh dengan putaran pertama sebelum kedatangan pelatih Portugal itu, di mana Gali hanya mengemas 2 gol dan 4 assist dari 15 pertandingan.

"Kadang kita juga gak tau ya, kharisma itu terkadang juga ada di dunia sepak bola. Kharisma itu kadang bisa menjadi pendukung," kata Gali Freitas menjawab pertanyaan SURYAMALANG.COM di GBT.

Baca juga: Reuni Bernardo Tavares Hadapi Mantan: 3,5 Tahun di PSM, Siap 200 Persen Profesional Demi Persebaya

Selain faktor kharisma, Gali menyebut kehadiran Bernardo Tavares menambah motivasi pribadinya melalui masukan-masukan individual yang membantu meningkatkan performa di lapangan.

"Terkadang saya latihan yang kurang dimana, coach beri tahu saya untuk improve mana yang belum 100 persen. Misalnya posisi pegang bola, atau long pas, pelatih selalu bicara sama saya untuk improve lebih baik lagi," tambahnya.

Gali yang pernah mencapai puncak performa bersama PSIS Semarang pada musim 2023/2024 (11 gol dan 7 assist) sangat menghargai pendekatan personal sang pelatih.

"Saya juga terimakasih sama coach untuk selalu bersama pemain meeting individual, bantu pemain lebih baik di lapangan," pungkasnya.

Pembuktian Gali Freitas selanjutnya dinanti saat Persebaya menjamu Persib Bandung di GBT, Senin mendatang.

(Reporter suryamalang.com/Khairul Amin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.