Jakarta (ANTARA) - Golden State Warriors akan menjamu rival utamanya, Los Angeles Lakers, untuk memperebutkan playoff otomatis dari Wilayah Barat dalam pertandingan reguler NBA 2025-2026, di Chase Center, San Fransisco, Amerika Serikat, Minggu pagi WIB.
Laman NBA, Sabtu, menyatakan Lakers datang dengan misi menghentikan tren tiga kekalahan beruntun yang membuat posisi memburuk.
Kekalahan 110-113 dari Phoenix Suns pada Jumat (27/2), menjadi kekalahan kedua beruntun dengan selisih tipis, setelah sehari sebelumnya takluk 109-110 dari Orlando Magic.
Saat ini, LeBron James dan kawan-kawan berada di peringkat keenam atau hanya unggul satu laga atas Suns untuk tiket terakhir playoff otomatis.
Pelatih Lakers J.J. Redick menilai sorotan besar kerap mengiringi kekalahan timnya.
"Kekalahan kami terdengar lebih keras karena kami Lakers, namun sepanjang musim, kami sebenarnya cukup baik dalam situasi krusial," ujar dia.
Lakers menyisakan 24 pertandingan, yang akan menjadi persaingan ketat di Wilayah Barat.
Lima tim terlibat "bottleneck" atau dengan selisih hanya tiga kemenangan antara peringkat ketiga hingga ketujuh.
Di sisi lain, Golden State Warriors berada di posisi kedelapan, tertinggal tiga kemenangan dari Lakers dan Suns.
Warriors mencatat hasil naik turun sejak jeda All-Star. Mereka sempat mengalahkan Denver Nuggets, lalu kalah dari New Orleans Pelicans, sebelum bangkit dengan kemenangan telak 133-112 atas Memphis Grizzlies.
Dalam laga terakhir, seluruh pemain Warriors yang tampil, mencetak sedikitnya sembilan poin.
Salah satu yang menonjol adalah Brandin Podziemski dengan kontribusi 19 poin, delapan rebound, dan enam assist.
Pelatih Warriors Steve Kerr menilai pemain mudanya itu masih mencari keseimbangan permainan.
Sementara di lain sisi, Warriors masih dilanda cedera, termasuk absennya Stephen Curry karena masalah lutut.
Sedangkan Lakers tampil dengan skuad relatif lengkap, yang dipimpin LeBron James, Austin Reaves, dan Luka Doncic.







