Jadwal Bali Kena Dampak AS-Iran, 57 Penerbangan India Batal Waspada Wilayah Udara Irak dan Israel
Nia Kurniawan March 01, 2026 04:50 AM

TRIBUNKALTENG.COM - UPDATE Iran vs Amerika, jadwal penerbangan terganggu bahkan beberapa yang ada di Bali dan India.

Bahkan penerbangan di berbagai bandara utama India mengalami gangguan signifikan per 1 Maret 2026 akibat eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. 

Baca juga: Kondisi Hotel di Dubai, Rudal Iran Meluncur ke Militer AS di Qatar, Bahrain, Yordania dan Kuwait

Baca juga: Penampakan Radar Canggih Militer Amerika Serikat yang Hancur, Rudal Balistik Iran Tembus Qatar

Penutupan wilayah udara di Timur Tengah memaksa maskapai membatalkan ratusan penerbangan atau melakukan rute ulang yang lebih jauh. 

Kemudian, Penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah karena meletusnya perang Iran Vs Amerika Serikat dan Israel hari ini berimbas sampai ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Sabtu, 28 Februari 2026.

Nah, Gede Eka Sandi Asmadi, Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengatakan, sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan penerbangan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan.

"Namun operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal," ujarnya malam ini.

Dia memaparkan, sampai Sabtu malam pukul 21.00 WITA, ada 4 penerbangan internasional yang mengalami penyesuaian jadwal penerbangan, yakni:

1. Etihad EY477 rute Denpasar (DPS) menuju Abu Dhabi (AUH) POSTPONED
2. Emirates EK369 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) CANCELED
3. Emirates EK399 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) CANCELED
4. Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH) CANCELED

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berkoordinasi dengan sejumlah instansi, utamanya dengan maskapai penerbangan untuk terus melakukan pembaharuan jadwal penerbangan dan penanganan calon penumpangnya di bandara.

Mereka juga berkoordinasi dengan dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak, serta dengan aparatur keamanan untuk antisipasi situasi keamanan di bandara.

"Kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk terus berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk pembaharuan informasi jadwal penerbangan," kata Gede Eka.

Pihaknya membuka layanan help desk yang berlokasi di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional dan layanan contact center yang dapat diakses melalui sambungan telefon dengan nomor 172 untuk informasi terbaru. 

Bandara di India Terganggu

Gangguan operasional dilaporkan di bandara-bandara besar seperti Mumbai (57 penerbangan dibatalkan hingga Sabtu sore), Delhi, Amritsar, Nagpur, dan beberapa bandara internasional lainnya.

Air India Membatalkan setidaknya 28 penerbangan internasional menuju Eropa, AS, dan Kanada (termasuk rute ke London, New York, dan Paris) serta seluruh penerbangan ke kawasan Teluk (Dubai, Doha, Riyadh, dll.).

IndiGo Menangguhkan operasional ke Timur Tengah dan sektor internasional tertentu hingga setidaknya 18.00 IST pada 1 Maret 2026.

Akasa Air & Air India Express menangguhkan penerbangan ke kota-kota seperti Doha, Jeddah, dan Kuwait hingga 1-2 Maret 2026. 

Penerbangan yang tetap beroperasi harus menghindari wilayah udara Iran, Irak, dan Israel, sehingga waktu tempuh menjadi lebih lama dan biaya tiket melonjak tajam (contoh: tiket satu arah ke London mencapai Rs 1,40 lakh).

Sebagian besar maskapai menawarkan opsi refund penuh atau penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan bagi penumpang yang terdampak hingga tanggal tertentu di bulan Maret.

Dari media India melaporkan, Directorate General of Civil Aviation (DGCA) India telah mengeluarkan peringatan keamanan darurat agar operator menghindari wilayah udara yang terkena dampak di semua ketinggian penerbangan. 

(Tribunkalteng.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.