TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Titik ruas jalan rawan macet sudah dipetakan menghadapi periode mudik 1447 H di Sulawesi Selatan.
Dalam pemetaan, ruas jalan di Kabupaten Maros masih mendominasi titik rawan macet.
Di jalan poros Maros - Makassar, ada 4 titik rawan macet.
Diantaranya depan pasar Maccopa Km 3-4, pasar Batangase Km 5-6, depan Grand Mall Maros Km 5-6 serta di titik putaran Latimojong Km 8-9.
Dua titik lainnya di Jl Poros Maros - Bone, tepatnya di Kappang dan Tompoladang.
Di Kota Makassar sendiri ada 5 ruas jalan rawan terjadi kemacetan.
Yakni di Jl Urip Sumoharjo, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Barombong, Jl Ir Sutami serta Jl Nusantara.
Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Andi Erwin Terwo memastikan akan menempatkan personil pada titik rawan kemacetan.
" Sama dengan tahun lalu, posko itu di Pelabuhan, Bandara, Simpang 5. Begitu juga titik rawan kemacetan di Maros simpang 3. Kalau mudik seperti ini luar biasa kemacetan bisa beberapa jam disana," kata Andi Erwin Terwo kepada Tribun-Timur.com, pada Minggu (1/3/2026).
Sebanyak 210 personil Dishub Sulsel akan gabung bersama pihak kepolisian bertugas selama masa mudik lebaran 1447 H
Peta Titik Rawan Macet di Sulsel :
1. Kota Makassar
Jl. Urip Sumoharjo
Koordinat: -5.139.357. 676.332.770
Panjang: 1 Km
Penyebab: Jalan sempit
Jl. Perintis Kemerdekaan
Koordinat: -5.144.321, 175.369.900
Panjang: 1 Km
Penyebab: Jalan sempit
Jl. Barombong
Koordinat: -51.932. 067.854.973.900
Panjang: 1 Km
Penyebab: Jalan sempit
Jl. Ir Sutami (Frontage)
Koordinat: -5.090044, 119.4575579
Panjang: 500 m
Penyebab: Jalan sempit
Jl. Nusantara
Koordinat: -5.121694, 119.409522
Panjang: 500 m
Penyebab: Padat saat kapal Pelni sandar di Pelabuhan Makassar, parkir badan jalan
2. Kabupaten Barru
Pekkae Kecamatan Tanete Rilau
Koordinat: 4.482.4491, 119.6072024
Panjang: 1 Km
Penyebab: Parkir badan jalan, pasar tradisional
3. Kabupaten Bone
Jl. Besse Kajuara
Koordinat: -4.5436876,120.3222235
Panjang: 250 m
Penyebab: Jalan sempit (pasar tumpah), parkir sembarangan
4. Kabupaten Bulukumba
Jl. Sam Ratulangi (Kel. Caile)
Koordinat: -5.541229, 120.1927432
Panjang: 500 m
Penyebab: Jalan sempit, bongkar muat, pasar tradisional
5. Kabupaten Enrekang
Jl. Poros Enrekang – Toraja (Pasar Sudu) Kelurahan Kabiolangi Kecamatan Alla
Koordinat: -3.325056228554473, 119.82546578007741
Panjang: 500 m
Penyebab: Parkir sembarangan
6. Kabupaten Gowa
Poros Sungguminasa – Pallangga, Jl Usman Salengke Kecamatan Somba Opu (Jembatan Kembar)
Koordinat: -5.211288508289581, 119.45467158842457
Panjang: 1 Km
Penyebab: Jalan sempit, parkir sembarangan, pasar tradisional
7. Kabupaten Maros
Jl. Poros Maros – Makassar Km 3-4 (Poros Maccopa)
Koordinat: -5.0363087, 119.5710449
Panjang: 1 Km
Penyebab: Pasar tumpah
Jl. Poros Maros – Makassar Km 5-6 (Pasar Batangase)
Koordinat: -5.0485851, 119.5563582
Panjang: 1 Km
Penyebab: Penyeberangan, pasar
Jl. Poros Maros – Makassar Km 5-6 (Grand Mall Maros)
Koordinat: -5.0490594, 119.5525923
Panjang: 1 Km
Penyebab: Parkir sembarangan, pusat perbelanjaan
Jl. Poros Maros – Makassar Km 8-9 (Putaran Latimojong)
Koordinat: -5.0599512, 119.5312772
Panjang: 1 Km
Penyebab: Penyeberangan
8. Kota Parepare
Jl. Bau Massepe – Kel. Sumpang Minangae
Koordinat: -4.044278, 119.626190
Panjang: 700 m
Penyebab: Ruas jalan sempit
9. Kabupaten Pinrang
Jl. Sultan Hasanuddin Depan Pasar Sore
Koordinat: -3.79422269110155, 119.65163906656869
Panjang: 700 m
Penyebab: Pasar sore, padat arus lalu lintas, pasar tradisional
12. Kabupaten Sidrap
Jl. Poros Sengkang Kel Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue
Koordinat: -3.897788,119.995514
Panjang: 750 m
Penyebab: Pasar Sentral, ruas jalan sempit dan padat arus lalulintas
13. Kabupaten Soppeng
Tettikanrarae, Kecamatan Marioriwawo
Koordinat: -4.457973455781046, 119.94885687906911
Panjang: 1 Km
Penyebab: Pasar tradisional
14. Kabupaten Wajo
Jl Jenderal Sudirman
Koordinat : -4134619, 120.030339
Panjang : 700 m
Penyebab : Parkir sembarangan
Jl. Andi Malingkaan
Koordinat: -4.129482, 120.029138
Panjang: 700 m
Penyebab: Pasar Sentral, ruas jalan sempit, kepadatan arus lalu lintas, parkir sembarangan
Jl Veteran
Koordinat : -4127527, 120.032038
Panjang : 700 m
Penyebab : Ruas jalan sempit, parkir sembarangan
15. Kabupaten Maros
Jl Poros Maros Bone (Kappang - Camba)
Jl Poros Maros Bone (Tompoladang
Pergerakan mudik di Sulsel tahun 2026 ini masuk jajaran terbesar secara nasional.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), potensi pergerakan pemudik, baik yang berangkat dari maupun menuju Sulsel, tergolong tinggi dibandingkan provinsi lain di Indonesia.
"Sulsel itu merupakan daerah yang cukup padat dalam penyelenggaraan angkutan lebaran, khususnya transportasi udara dan laut," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat ditemui Tribun-Timur.com usai Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar, pada Jumat (27/2/2026).
Kategori provinsi asal pemudik, Sulsel menempati urutan keenam secara nasional.
Lima besar ditempati Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.
Dengan posisi tersebut, Sulsel menjadi provinsi asal pemudik terbesar di luar Pulau Jawa.
Jumlah warga yang diperkirakan melakukan perjalanan mudik dari Sulsel ke wilayah lainnya mencapai 3,92 juta orang atau sekitar 2,7 persen dari total pergerakan nasional.
Sementara itu, dari sisi provinsi tujuan mudik, Sulsel berada di peringkat kelima nasional.
Empat besar ditempati Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.
Artinya, Sulsel kembali menjadi provinsi tujuan mudik terbesar di luar Pulau Jawa.
Jumlah pergerakan orang dengan tujuan ke Sulsel diperkirakan mencapai 5,36 juta orang atau sekitar 3,40 persen dari total nasional.
Data ini menunjukkan Sulsel bukan hanya daerah pengirim pemudik dalam jumlah besar, tetapi juga menjadi salah satu tujuan utama arus mudik di Indonesia. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz