WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aktris Rachel Amanda meluangkan waktu untuk mengambil ijazah fisik kelulusan program magister (S2) miliknya di Belanda.
Rachel Amanda dinyatakan lulus S2 di Belanda pada dua tahun lalu.
Rachel Amanda belum sempat mengambil ijazah karena kesibukan syutingnya dan bekerja di Indonesia.
Baca juga: Rachel Amanda Tolak Komentari Pernikahannya dengan Narawastu Indrapradna, Mengapa Tidak Mau Cerita?
Saat wisuda S2 digelar di Belanda pada 2024, Rachel Amanda sedang menjalani syuting film di Tanah Air.
"Kebetulan enggak sempat ambil, karena waktu itu pulang dan pas kelulusan di sana," kata Rachel Amanda di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).
Kesempatan mengambil ijazah baru datang pada Februari 2026, ketika Rachel Amanda menghadiri festival film di Jerman.
Baca juga: Gara-gara Foto Masa Kecil, Rachel Amanda Dilamar dan Menikah dengan Pengusaha Narawastu Indrapradna
Karena lokasi kampusnya berdekatan, Rachel Amanda menyempatkan diri singgah ke kampusnya di Belanda.
"Kemarin pas ada festival film di Jerman, aku sempatkan kabur ke Belanda sebentar untuk ambil ijazah," ucap Rachel Amanda.
Meski hanya dua hari di Belanda, bintang film Suka Duka Tawa itu tetap menyempatkan diri bernostalgia di lingkungan kampusnya.
Baca juga: Rachel Amanda Dilamar di Pinggiran Sawah Sambil Naik Sepeda Sebelum Dinikahi Narawastu Indrapradna
"Ketemu teman, jalan-jalan, kayak napak tilas tempat-tempat dulu kalau pulang sekolah," ucap Rachel Amanda.
Bagi Rachel Amanda, memegang ijazah fisik memberikan kepuasan sekaligus menjadi bukti nyata atas perjuangannya menempuh pendidikan di luar negeri selama satu tahun.
"Akhirnya benar lulus," kata Rachel Amanda.
Baca juga: Rachel Amanda Dinikahi Narawastu Indrapradna, Diberi Maskawin Perhiasan 50 Gram Logam Mulia
Rachel Amanda menyelesaikan gelar Master of Communication Science dengan konsentrasi Entertainment Communication melalui skema Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI).
Selama masa studi, Rachel Amanda fokus penuh pada akademik dan tidak mengikuti organisasi kampus karena padatnya jadwal perkuliahan.
"Karena anak beasiswa, harus lulus tepat waktu, benar-benar setahun lulus," ucap Rachel Amanda.
Sumber: Kompas.com