Posisi Persib di Puncak Klasemen Belum Nyaman, Umuh Muchtar : Waspadai Persebaya
Edi Hayong March 01, 2026 04:19 PM

POS-KUPANG.COM- Kompetisi Super League 2025/26 telah memasuki pekan ke 24 dimana Persib Bandung bersiap-siap menghadapi Persebaya Surabaya.

Persib Bandung akan dijamu Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin 2 Maret 2026.

Menghadapi Persebaya yang didukung ribuan penontonnya membuat Manajer Persib, Umuh Muchtar mewanti-wanti anak asuhannya Bojan Hodak.

Ia meminta pemain untuk tidak menganggap enteng Persebaya Surabaya karena posisi Persib belum nyaman di puncak klasemen.

Umuh menegaskan, laga tandang kali ini membutuhkan konsentrasi penuh. Ia meminta para pemain untuk tampil habis-habisan untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Super League.

Baca juga: 3 Pemain Muda Persib Bandung Dipanggil PSSI Bergabung di Timnas U20 Indonesia

"Jangan menganggap enteng terhadap lawan, harus benar-benar konsentrasi. Saya harap saat di Surabaya nanti, mainnya tetap (ngotot). Tenaga kalian lipatgandakan, pikiran kalian, otak kalian berlipat," pesan Umuh seperti dilansir dari laman resmi klub Persib.

Umuh mengingatkan, Persebaya bukan lawan yang mudah. Pasaalnya, pada laga putaran pertama pada 12 September 2025, Persib hanya menang 1-0 berkat gol Uilliam Barros Pereira.

Selain fokus pada laga kontra Bajul Ijo, Umuh juga memberikan atensi khusus pada jadwal padat selama Ramadan. 

Pangeran Biru hanya punya waktu pesiapan singkat sebelum ke Surabaya. 

"Kami harus selalu punya poin di setiap pertandingan," tambahnya.

Baca juga: Persib Menang Besar Lawan Madura United, Bojan Hodak Soroti Kehadiran Sergio Castel

Saat ini Persib berada di puncak klasemen sementara dengan 53 poin disusul Persija Jakarta dengan 50 poin. Sedangkan Persebaya posisi lima dengan 38 poin.

Bobotoh Dilarang ke Surabaya

Manajemen Persib Bandung juga meminta bobotoh untuk tidak memaksakan diri ke Surabaya laga tandang ini.

Ajakan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Regulasi Liga 1 2025/26 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, yang secara tegas melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion.

Head of Communications PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama mengungkapkan, bentuk dukungan terbaik saat ini adalah dengan menghormati aturan yang berlaku agar PERSIB terhindar dari sanksi yang merugikan.

"Kami mengajak bobotoh untuk saling menjaga. Mari kita tunjukkan besarnya cinta kita kepada Persib dengan mematuhi aturan," kata Adhi.

Baca juga: Persib Bandung Pesta Gol Hajar Madura United 5-0 di Laga Kandang

"Berdasarkan Pasal 5 Regulasi Liga dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI, suporter tamu dilarang hadir. Jangan sampai niat baik mendukung tim justru berujung sanksi bagi klub kesayangan kita," lanjutnya.

Adhi juga mengimbau agar energi besar Bobotoh dialihkan ke kegiatan positif di kota masing-masing, seperti menggelar nonton bareng (nobar) yang tertib. Atau menyaksikan laga bersama keluarga tercinta.

"Dukungan doa dari bobotoh tetap akan sampai ke hati para pemain di lapangan". 

"Mari kita jaga nama baik Persib dan bobotoh dengan tetap tertib dan mengikuti aturan kompetisi," tambahnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.