TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memberikan klarifikasi terkait unggahan viral dari influencer asal Rusia, Mr. Terimakasih, yang menyebut adanya keterlibatan badan intelijen asing dalam penanganan kasus penculikan Warga Negara (WN) Ukraina, Igor Komarov.
Dalam unggahan di media sosial Instagram pribadinya, influencer yang memiliki pengikut cukup besar di Bali ini mengklaim bahwa badan intelijen dari dua negara (Ukraina dan Rusia) telah tiba di Bali untuk membantu kepolisian.
Baca juga: POLDA Bali Uji Kecocokan DNA dengan WNA Ukraina Hilang, Buru 6 Bule Rusia & Ukraina Diduga Penculik
Ia juga menyebutkan adanya nota protes dari Administrasi Presiden Ukraina kepada Presiden Indonesia terkait situasi keamanan di Pulau Dewata.
Menanggapi spekulasi yang berkembang luas tersebut, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menyatakan bahwa pihak kepolisian sejauh ini belum menerima laporan atau informasi resmi mengenai kedatangan tim intelijen dari kedua negara tersebut untuk mengusut kasus ini.
"Polda Bali belum dapat informasi demikian (terkait kedatangan badan intelijen Ukraina dan Rusia,-Red)," ujar Kombes Pol Ariasandy saat dikonfirmasi Tribun Bali mengenai kebenaran informasi tersebut, pada Minggu 1 Maret 2026.
Baca juga: KRONOLOGI Terbongkarnya Penculikan WNA Ukraina dari Tersangka C, Polda Bali Masih Pastikan DNA Dulu!
Pihak kepolisian menegaskan bahwa saat ini penanganan kasus penculikan Igor Komarov masih sepenuhnya berada di bawah kendali tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar, dengan koordinasi bersama Interpol untuk pengejaran tersangka di luar negeri.
Sejauh ini, penyidikan kasus penculikan Igor Komarov telah mengalami kemajuan signifikan.
Hingga Jumat, 27 Februari 2026, Polda Bali telah menetapkan enam orang WNA sebagai tersangka berinisial RM, BK, AS, VN, SM, dan DH berkebangsaan Rusia dan Ukraina.
Baca juga: INIKAH Identitas Pemilik Potongan Tubuh yang Ditemukan di Ketewel? Polda Bali Uji Kecocokan DNA
Polisi tengah berkoordinasi untuk menerbitkan Red Notice melalui Interpol karena para tersangka terdeteksi telah meninggalkan Indonesia, kecuali dua orang yang diduga masih berada di tanah air.
Adapun penyelidikan terungkap berkat analisis GPS mobil sewaan yang membawa penyidik ke sebuah vila di Tabanan.
Di lokasi tersebut, ditemukan bercak darah yang identik dengan sampel darah di mobil operasional para pelaku.
Seorang pria berinisial C telah diamankan di Nusa Tenggara Barat pada 23 Februari lalu. Ia berperan sebagai penyewa kendaraan menggunakan paspor palsu.
Baca juga: KASUS Penculikan WNA Ukraina di Kuta Selatan, Polda Bali Selidiki & Periksa 10 Saksi dan Buru Pelaku
Keterlibatan aktif Mr. Terimakasih dalam menyuarakan kasus ini tidak lepas dari masa lalu kelam yang dialaminya.
Influencer yang dikenal dengan aksi dermawannya ini diketahui pernah menjadi korban dugaan penculikan dengan modus yang hampir serupa beberapa waktu lalu.
Pengalaman traumatis tersebut nampaknya menjadi alasan kuat mengapa ia terus membagikan informasi orang dalam terkait perkembangan kasus penculikan WNA di Bali.
Hingga saat ini, Polda Bali masih mendalami motif penculikan serta nasib Igor Komarov.
Mengenai temuan potongan tubuh manusia di Ketewel Gianyar, tim Bidokkes Polda Bali sedang melakukan uji DNA untuk mencocokkannya dengan DNA orang tua Igor guna memastikan apakah ada keterkaitan antara temuan tersebut dengan kasus penculikan ini. (*)