TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 11 Tang Sin bakal tampil dalam Cap Go Meh atau Goan Siau di Kampung Cina, Manado, Sulut pada Rabu (3/3/2026).
Ketua PTITD Manado Ridwan Sanyoto menuturkan, kesebelas Tang Sin tersebut berasal dari sembilan tempat ibadah Tridharma di kota Manado.
"Terdapat 11 Tangsin dari 9 kelenteng di Manado yang akan tampil, " kata dia kepada Tribunmanado.com di Kelenteng Kwan Kong, Minggu (1/3/2026) siang.
Sebut dia, kio atau usungan berjumlah 14 buah.
Ia menuturkan, arak - arakan Cap Go Meh terdiri dari barisan ritual dan non ritual.
Barisan non ritual akan diisi oleh budaya berbagai daerah di Sulut.
"Ada kabasaran, musik bambu dan budaya lainnya," kata dia.
Dikatakannya, rute Cap Go Meh seperti tahun sebelumnya.
Yakni rute kupu - kupu keliling kampung Cina.
Ungkap dia, umat Tridharma melakukan puasa Cia Cai sebagai persiapan untuk melaksanakan prosesi tersebut.
"Kami sudah jalani puasa selama 10 hari," katanya.
Ia berterima kasih pada pemerintah kota Manado serta pihak kepolisian yang telah mensupport kegiatan tersebut.
Kepada warga Manado ia mengimbau untuk menyaksikan acara tersebut.
"Marilah kita menyaksikan kegiatan umat Tridharma di kota Manado, kita sukseskan dan saling menjaga kerukunan antar umat beragama," ujarnya.
Cap Go Meh adalah perayaan yang menandai akhir dari seluruh rangkaian Tahun Baru Imlek, tepatnya pada hari ke-15 bulan pertama kalender lunar.
Istilah ini berasal dari dialek Hokkien: Cap (sepuluh), Go (lima), dan Meh (malam), yang secara harfiah berarti malam kelima belas.
Pada tahun 2026, puncak perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili jatuh pada hari Selasa, 3 Maret 2026.
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK