Takjil War di Natuna Kepri, Empat Titik di Ranai Jadi Magnet Warga Setiap Sore Ramadan
Septyan Mulia Rohman March 01, 2026 06:07 PM

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 kembali menghadirkan suasana khas di Kota Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

Menjelang waktu berbuka puasa, denyut di jantung kota Kabupaten Natuna itu terasa berbeda.

Jalanan yang biasanya lenggang, kini diramaikan oleh lalu lalang warga yang berburu takjil atau takjil war, istilah kekiniannya saat ini.

Tradisi membeli hidangan berbuka seolah menjadi agenda wajib setiap sore.

Di Natuna, ada sejumlah titik yang selalu ramai diserbu warga setiap Ramadan.

Pantauan TribunBatam.id di hari ke 11 Ramadan Minggu (1/3/2026), dengan cuaca di Natuna cerah berawan mendukung aktivitas warga.

Selepas waktu ashar, sejumlah lapak mulai dipadati pembeli, mencari takjil incaran sebelum kehabisan.

Aneka gorengan hangat, kue manis ala rumahan, kue tradisional khas Natuna, lempar, menu bakaran, sate, kolak, hingga minuman segar berjejer rapi di lapak-lapak pedagang musiman maupun pelaku UMKM lokal.

Berikut 4 Lokasi Favorit Warga Ranai, Kabupaten Natuna Berburu Takjil di Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri

1. Jalan Datuk Kaya Wan Mohamad Benteng

Bagi pecinta minuman segar, kawasan ini menjadi surga takjil.

Es cendol, es campur, es buah, es teler hingga jus aneka rasa dijual dengan harga mulai Rp5 ribu.

Tak heran, jelang berbuka suasana di sepanjang jalan ini selalu dipenuhi kendaraan dan antrean warga.

Selain itu, pilihan aneka kue dengan harga yang dibanderol mulai dari kemasan Rp3 ribu hingga Rp5 ribu menjadi daya tarik tersendiri.

"Disini pilihan menunya banyak, ada yang kemasan kecil juga jadi bisa beli banyak jenis. Minumannya juga segar-segar," Ujar Desi salah satu pembeli.

Selain takjil dan minuman, dikawasan ini juga tersedia lapak pedagang yang menjual santapan lauk pauk lezat.

Jadi lokasi ini cocok bagi anda yang ingin mencari menu berbuka cukup disatu lokasi.

2. Jalan Jenderal Sudirman

Menjelang pukul 16.00 WIB, kawasan ini mulai dipadati pembeli.

Banyak warga memilih berhenti sejenak untuk membeli hidangan berbuka.

Harganya pun relatif terjangkau, cocok untuk semua kalangan.

Titik teramainya terpantau di lapak pedagang di simpang Air Kolek dan juga lapak depan toko Doni Rinaldo.

Disana menu incarannya kue manis, gorengan, hingga air kelapa.

Selain itu, dijalan ini tribuners bisa menemukan rumah makan yang menjual nasi bungkus serba Rp10 ribu, lengkap dengan berbagai pilihan lauknya.

3. Kawasan Depan Ranai City Market (RCM)

Di depan area RCM, ini didominasi deretan pelaku UMKM, yang menjajakan aneka takjil dan makanan moderen.

Mulai dari basreng, sempol ayam, risol moyo, pastel, hingga ayam goreng krispi tersedia di sini.

Lokasinya yang strategis di pusat kota membuat kawasan ini tak pernah sepi pembeli setiap sore Ramadan.

Untuk minumannya, lokasi ini terkenal dengan teh tarik dan coklat tarik serba Rp5 ribu.

"Kalau lokasi ini biasanya ramai itu mulai dari jam 4 sore lah bg, sampai Jelang berbuka. Alhamdulillah dagangan laris walaupun kadang juga tak habis," Ungkap pedagang ayam krispi.

4. Kawasan Jalan Pramuka

Sejak siang hari, lapak-lapak di Jalan Pramuka sudah mulai beroperasi.

Pilihan menunya beragam, dari gorengan renyah, kue manis, lauk pauk, hingga minuman segar mulai dari es kelapa, es buah, hingga air tahu tersedia.

Dengan harga mulai Rp5 ribuan, kawasan ini menjadi salah satu destinasi utama warga Ranai berburu takjil setiap Ramadan.

Semarak Ramadan di Ranai tahun ini kembali memberikan warna.

Bukan sekadar soal berburu takjil, tapi suasana ini menjadi ruang pertemuan warga, tempat berbagi rezeki, sekaligus penggerak ekonomi lokal yang kian dirindukan setiap kali Ramadan. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.