Planetarium Jakarta Buka Sesi Pengamatan Gerhana Bulan Total, Ngabuburit Cari Ilmu!
GH News March 01, 2026 06:09 PM
Jakarta -

Planetarium dan Observatorium Jakarta buka sesi pengamatan Gerhana Bulan total pada 3 Maret 2026 mendatang. Pengamatan ini dilakukan di Gedung Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta mulai pukul 16.30 hingga 21.22 WIB.

Acara ini terbuka untuk seluruh masyarakat, termasuk para siswa. Siswa bisa ngabuburit sekaligus mencari ilmu melalui tiga kegiatan yang akan dilaksanakan.

Kegiatan yang dimaksud yakni, pertunjukkan planetarium mini, talkshow dan diskusi astronomi, serta acara utamanya yaitu pengamatan Gerhana Bulan dan Planet Jupiter.

Berminat datang? Dikutip dari postingan media sosial Planetarium Jakarta, ketahui cara ikutannya di sini.

Cara Daftar Pemantauan Gerhana Bulan Total Planetarium Jakarta

Ketentuan Umum

1. Pendaftaran Planetarium Mini dibatasi untuk 100 peserta.

2. Kegiatan talkshow dan pengamatan Jupiter tidak ada batasan peserta.

3. Pendaftaran hanya dapat dilakukan di lokasi (on the spot) sesuai urutan kedatangan peserta.

4. Kegiatan terbuka untuk umum tanpa batas usia.

5. Peserta tidak dikenakan biaya apapun dalam pendaftaran acara alias gratis, tapi retribusi parkir di TIM tetap berlaku.

6. Satu pendaftaran hanya berlaku untuk satu orang.

7. Peserta anak-anak dan pendamping masing-masing wajib mendaftar.

Ketentuan Khusus Planetarium Mini

1. Terdapat 4 sesi Planetarium Mini, yakni:

- Sesi 1: Pukul 15.00-15.30 WIB

- Sesi 2: Pukul 15.30-16.00 WIB

- Sesi 3: Pukul 16.00-16.30 WIB

- Sesi 4: Pukul 16.30-17.00 WIB

2. Kuota tiap sesi masing-masing hanya untuk 25 peserta.

3. Peserta wajib bersiap 10 menit sebelum sesi berlangsung.

Ketentuan Khusus Talkshow dan Pengamatan Bulan

1. Talkshow dan diskusi dimulai pukul 16.30 WIB.

2. Pengamatan gerhana berlangsung setelah diskusi, mulai pukul 18.00-21.22 WIB.

3. Disediakan 6 teleskop yang dapat digunakan peserta secara bergantian dan dipandu oleh petugas observasi.

4. Pengamatan berlangsung hanya jika kondisi langit cerah.

5. Akan diadakan sholat gerhana di Masjid Amir Hamzah.

Seperti yang diketahui, Gerhana Bulan total terjadi ketika seluruh atau sebagian permukaan Bulan tidak menerima cahaya Matahari. Ketika fenomena ini terjadi, posisi Matahari, Bumi, dan Bulan hampir membentuk garis lurus.

Setidaknya, ada dua hal yang spesial pada momen Gerhana Bulan Total kali ini. Pertama, gerhana terjadi di bulan Ramadan dan kedua momen bisa diamati dengan mata telanjang.

Mengutip arsip detikEdu, dari laman Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan IPA Universitas Surabaya, gerhana bulan total akan muncul pada jam berikut:

  • Awal parsial: 16.50 WIB, 17,50 Wita, atau 18.50 WIT
  • Awal totalitas: 18.04 WIB, 19.04 Wita, atau 20.04 WIT
  • Puncak gerhana: 18.34 WIB, 19.34 Wita, atau 20.34 WIT
  • Akhir totalitas: 19.02 WIB, 20.02 Wita, atau 21.02 WIT
  • Akhir parsial: 20.17 WIB, 21.17 Wita, atau 22.17 WIT

Demikianlah informasi soal Gerhana Bulan Total yang akan terjadi pada 3 Maret 2026 mendatang. Berminat untuk melihatnya detikers?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.