Laporan Wartawan SURYAMALANG.COM, Benni Indo/Imam Nawawi/Willy Abraham/M Taufik
SURYAMALANG.COM, - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sedikitnya empat pemerintah daerah di Jawa Timur, yakni Kota Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Jember, resmi membuka pendaftaran program mudik gratis 2026.
Fasilitas ini hadir dengan berbagai skema menarik, mulai dari penjemputan pemudik asal Jakarta dan Bali menuju Jember, hingga penyediaan puluhan armada bus untuk rute favorit seperti Madura, Banyuwangi, dan wilayah Mataraman.
Program yang dijadwalkan berangkat serentak mulai 16 hingga 18 Maret 2026 ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menjadi strategi utama pemerintah daerah dalam menekan angka kecelakaan pemudik roda dua di jalur lintas provinsi.
Selengkapnya, berikut rincian rute, jadwal keberangkatan, serta cara pendaftaran mudik gratis 2026 di empat kota dan kabupaten di Jawa Timur tersebut:
Pemerintah Kota Malang akan menggelar program mudik gratis bareng pada 17 Maret 2026 mendatang.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bertindak sebagai leading sector yang mengatur jalannya program tersebut.
Untuk sementara, Pemkot Malang telah menyiapkan tiga armada bus dengan kapasitas masing-masing 40 kursi.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa program mudik gratis tahun ini tidak menggunakan dana APBD.
Baca juga: Jadwal Puncak Arus Mudik-Balik Lebaran 2026: 27 Juta Orang Bakal Masuk Jawa Timur
Pemkot Malang memilih bekerja sama dengan pihak Perusahaan Otobus (PO) untuk menghadirkan kendaraan bagi para pemudik.
"Untuk sementara, kami siapkan tiga armada bus. Nanti bisa memungkinkan bertambah karena kami bekerjasama dengan PO," ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Widjaja menambahkan, ada kemungkinan tambahan bus hingga mendekati hari pelaksanaan.
Rute mudik gratis tahun ini akan menuju ke arah Madura serta wilayah barat, yakni Pacitan, di mana bus juga akan melewati Kabupaten Trenggalek.
Program ini diperuntukkan khusus bagi warga yang memiliki KTP Kota Malang.
Bagi warga yang hendak menggunakan fasilitas ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui jalur daring (online) atau dengan datang langsung ke kantor Dishub Kota Malang di Jalan Raden Intan.
Pemkab Sidoarjo menggelar program mudik gratis untuk menyambut Lebaran 2026.
Sebanyak 28 armada bus disiapkan guna melayani warga yang ingin pulang ke kampung halaman di berbagai wilayah Jawa Timur dengan aman dan tanpa biaya.
Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan, program tahunan yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) ini bertujuan menekan risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya, sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
"Kami siapkan 28 bus untuk mudik gratis tahun ini. Rutenya mencakup sejumlah daerah di wilayah barat dan Sebagian lagi di Kawasan timur Jawa Timur," ujar Bupati Subandi, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: LINK Daftar Mudik Gratis Pemprov Jatim lebaran 2026, Ada 7000 Kuota untuk Rute Bus dan Kapal
Sejumlah armada yang disiapkan tersebut akan melayani lima rute utama menuju sejumlah daerah favorit.
Destinasi di jalur barat meliputi Magetan, Trenggalek, dan Ponorogo. Sementara untuk jalur timur, bus akan menuju Jember hingga Banyuwangi.
Secara teknis, rute yang disediakan terbagi dalam beberapa tujuan.
Misalnya tujuan Magetan, rutenya melalui Jombang – Kertosono – Nganjuk – Madiun.
Kemudian tujuan Trenggalek melalui Jombang – Kertosono – Kediri – Tulungagung.
Sedangkan tujuan Ponorogo melalui Jombang – Kertosono – Nganjuk – Madiun.
Jember rutenya melalui Probolinggo – Lumajang, dan tujuan Banyuwangi melewati Probolinggo – Situbondo.
“Program ini sudah dibuka sejak 10 Februari 2026. Warga yang berminat diwajibkan melakukan verifikasi langsung di Kantor Dishub Sidoarjo dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK),” kata Kepala Dishub Sidoarjo Budi Basuki.
"Kami minta pembatalan dilakukan maksimal dua hari sebelum hari keberangkatan agar kuota kursi dapat dialihkan kepada warga lain yang membutuhkan," lanjut Budi.
Rombongan mudik gratis ini dijadwalkan berangkat serentak pada Rabu, 18 Maret 2026, pukul 06.30 WIB dengan titik keberangkatan di Alun-Alun Sidoarjo, menuju ke berbagai tujuan yang telah ditentukan.
Pemerintah Kabupaten Gresik menghadirkan Program Mudik Gratis 2026. Sebanyak 750 kuota disediakan untuk warga yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Pendaftaran resmi dibuka mulai Selasa, 24 Februari 2026. Sementara itu, jadwal keberangkatan direncanakan pada 18 Maret 2026 atau beberapa hari sebelum Idul Fitri.
Langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat sekaligus menghindari antrean panjang saat proses registrasi.
“Pendaftaran mudik gratis dibuka mulai 24 Februari 2026 dan pemberangkatan direncanakan pada 18 Maret 2026,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Khusaini, Rabu (25/02/2026).
Calon peserta cukup mengisi formulir online dengan melampirkan KTP serta Kartu Keluarga (KK).
Data yang diperlukan meliputi nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat sesuai KTP, nomor telepon aktif, jumlah peserta dalam satu KK, serta rute tujuan yang dipilih.
Baca juga: Prediksi Persentase Kenaikan Penumpang di Terminal Purabaya Saat Mudik Lebaran 2026 Capai 18 Persen
Bagi peserta yang telah lolos verifikasi, diwajibkan melakukan penukaran kupon tiket di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik yang berlokasi di Terminal Bunder.
Saat penukaran, peserta diminta membawa fotokopi KTP dan KK sebagai bukti administrasi.
“Peserta hanya perlu datang untuk menukarkan kupon tiket, jadi tidak perlu antre lama atau berebut,” tambahnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, Pemkab Gresik menyiapkan tujuh rute perjalanan yang mencakup berbagai wilayah di Jawa Timur, yaitu:
Gresik – Situbondo – Banyuwangi
Gresik – Pasuruan – Probolinggo – Lumajang – Jember
Gresik – Malang – Blitar
Gresik – Jombang – Kediri – Tulungagung – Trenggalek
Gresik – Madiun – Magetan
Gresik – Madiun – Ponorogo
Gresik – Bojonegoro – Padangan – Ngawi
Pemerintah Kabupaten Jember menyediakan angkutan mudik gratis melalui program transportasi bertajuk Mudik Aman Berbagi Cinta 2026.
Program tersebut merupakan agenda tahunan Pemkab Jember untuk memfasilitasi warga yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus terbebani ongkos perjalanan.
Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono mengaku telah memetakan rute strategis mencakup arus mudik dan balik para perantau yang akan pulang kampung ke Jember.
"Untuk perjalanan menuju Jember, armada akan diberangkatkan dari Bali pada 16 Maret dan Jakarta pada 18 Maret," ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Selain itu, kata Gatot, Pemkab Jember juga memfasilitasi angkutan bagi warga yang akan mudik menuju Madura maupun Mataraman Ponorogo.
"Dari Jember menuju Madura serta kawasan Matraman Ponorogo dijadwalkan serentak pada 19 Maret. Guna melengkapi layanan tersebut, kami menyiapkan fasilitas arus balik dari Madura dan Ponorogo menuju Jember yang direncanakan pada 24 Maret 2026," kata Gatot.
Lebih lanjut, setiap armada yang dikerahkan telah melewati prosedur ramp check atau pemeriksaan kelayakan jalan. Hal ini untuk menjamin keamanan dan keselamatan pemudik.
Bagi warga yang berminat mengikuti program ini bisa melakukan pendaftaran mulai 25 Februari 2026 hingga 13 Maret 2026 mulai pukul 08.00-15.00 WIB.
"Proses registrasi dilakukan secara digital untuk memudahkan akses melalui tautan bit.ly/jembermudik2026 atau pemindaian kode QR pada kanal informasi resmi," jelas Gatot lagi.
Melalui layanan ini, Gatot ingin mengalihkan minat masyarakat terhadap pengunaan sepeda motor pribadi selama mudik, sebab risiko kecelakaan kendaraan roda dua cukup tinggi.
"Pemberian fasilitas bus gratis diharapkan mampu mengalihkan minat masyarakat dari penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jauh," paparnya.