SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Puncak perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro akan digelar pada Senin malam (2/3/2026) tepat pukul 00.00 WIB.
Ribuan masyarakat diperkirakan memadati kawasan wisata religi tersebut untuk mengikuti rangkaian acara penutupan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Sejak beberapa hari terakhir, pengunjung dari Palembang maupun luar daerah mulai berdatangan.
Tak hanya warga keturunan Tionghoa, masyarakat umum juga terlihat antusias menyaksikan perayaan yang menjadi agenda tahunan tersebut.
Panitia Cap Go Meh, Tjik Harun, mengatakan lonjakan pengunjung sudah terasa sejak akhir pekan.
Bahkan, ada wisatawan mancanegara yang datang khusus untuk menyaksikan perayaan di Pulau Kemaro.
“Senin malam ini puncaknya pukul 00.00 WIB hingga besok sore puncak cap go meh," ujar Harun pada Tribunsumsel.com, Minggu (1/3/2026).
Untuk kelancaran pelaksanaan ibadah di pulak Kemaro, panitia menyediakan transportasi gratis dengan memberangkatkan sejumlah tongkang dari dermaga kelenteng Hong Tong Hio atau Serikat lorong Lais pasar 16 Ilir.
Tongkang sudah mulai diberangkatkan dari Pasar 16 Ilir sejak pukul 17.00 WIB untuk mengangkut pengunjung ke Pulau Kemaro.
Selain melalui jalur sungai, akses gratis bagi masyarakat ingin berkunjung ke pulau kemari yakni melalui dermaga ponton di pabrik Intirup Kalidoni.
Disiapkan enam pasang tongkang yang diikat menjadi jalan penghubung menuju ke pulau Kemaro selama perayaan Cap Go Meh berlangsung.
Harun mengatakan rangkaian kegiatan Cap Go Meh digelar meliputi sembahyang prajurit, doa bersama, serta ritual penutupan untuk mengantarkan para prajurit dan dewa kembali setelah semua rangkaian Cap go meh selesai dan ditutup.
Berburu Takjil sekaligus berwisata
Menariknya perayaan Cap Go Meh tahun ini bertepatan dengan Ramadan juga akhir pekan sehingga suasana di pulau Kemaro ramai dihadiri pengunjung.
Pengunjung antusias datang berwisata ke pulau legenda cinta Siti Fatimah dan Tan Bun An tersebut.
Bukan cuma wisawatan lokal ajaa yang berkunjung tapi juga wisatawan mancanegara juga hadir pada kegiatan Cap Go Meh.
Selain kegiatan ibadah di Kelenteng Hok Tjing Rio, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan barongsai serta stan UMKM yang berjejer di kawasan pulau menawarkan takjil juga tempat berbuka puasa.
Beragam stand kuliner, sembako souvenir hingga permainan anak hadir di pulau Kemaro menambah meriah suasana wisata dan keagamaan di pulau tersebut.
"Sengaja datang semalam untuk berbuka puasa bersama keluarga sebab Senin anak-anak ujian jadi tidak bisa hadir di malam puncak acara karena mau fokus belajar," ujar Emi.
Emi mengaku pertama kali datang ke pulau Kemaro, sebenarnya dia juga ingin ke pulau kemaro naik tongkang tapi tidak sempat waktunya, mau malam Senin khawatir pulang terlalu malam karena pasti sangat padat dan ramai.
Sehingga ke pulau Kemaro melalui jalur darat saja juga tidak masalah meski harus ekstra sabar karena jalan macet lihat padatnya kendaraan yang akan ke pulau Kemaro.
Baca juga: Gara-Gara Cubit Anak Majikan Anggota Dewan Bengkulu, Warga Muratara Masuk Penjara, Kasusnya Viral
Baca juga: Mobil Toyota Avanza dan Hilux Adu Kambing, Kedua Sopir Luka Berat dan Mobil Ringsek