Pasca Uang Rp 400 Juta Raib, Pria di Bandar Lampung Ternyata Sudah Pindah Rumah
soni yuntavia March 01, 2026 09:36 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Peristiwa raibnya uang Rp 400 juta milik seorang warga di Rajabasa, Kota Bandar Lampung, menyisakan cerita lain di lingkungan tempat tinggal korban.

Korban yang diketahui bernama Aryadi (57), disebut-sebut telah meninggalkan rumahnya di Perumahan Gelora Persada, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, tak lama setelah kasus tersebut mencuat.

Informasi kepindahan itu terungkap saat Tribunlampung.co.id mendatangi rumah yang diduga milik Aryadi pada Minggu (1/3/2026).

Seorang pria bernama Rizal yang keluar dari rumah tersebut membenarkan Aryadi sudah tidak lagi tinggal di sana.

Ketua RT 15 Lingkungan II Perumahan Gelora Persada, Kastolani, mengaku terkejut saat mengetahui warganya kehilangan uang hingga hampir setengah miliar rupiah.

“Saya baru tahu Pak Aryadi kehilangan uang sebesar Rp 400 juta tersebut,” ujarnya.

Menurut Kastolani, Aryadi dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar, termasuk dengan pengurus RT.

“Pak Aryadi ini kalau tidak salah merupakan konsultan PLN. Kami jarang ketemu dengan beliau,” katanya.

Ia bahkan mengaku kesulitan bertemu saat hendak menyampaikan dokumen administrasi seperti SPT PBB.

“Rumahnya tertutup terus dan orangnya juga sangat tertutup kepada warga sekitar,” tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun, Aryadi diketahui memiliki tiga orang anak. Salah satu anaknya disebut berdinas di wilayah Lampung Selatan.

Sebelumnya, uang sekitar Rp 400 juta itu dilaporkan hilang saat korban singgah untuk membeli ikan hias.

Peristiwa terjadi di kawasan Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.

Uang tersebut berada di dalam mobil yang ditinggalkan dalam kondisi pintu tidak terkunci.

Warga sekitar lokasi kejadian sempat melihat dua orang berboncengan sepeda motor mendekati mobil korban sebelum kejadian pencurian itu diketahui.

Saksi mata Yully Kartika, pedagang pecel lele Bengkel Perut Mas Edi 3 yang berjualan di dekat lokasi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyebut pedagang lain sempat melihat sepeda motor mendekat dan berhenti di sisi mobil korban sebelum uang dinyatakan hilang.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra ) 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.