TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persis Solo bakal menghadapi laga krusial saat bertandang ke markas Persijap Jepara pada 5 Maret 2026 mendatang.
Tiga poin menjadi target mutlak demi memperbesar peluang keluar dari zona degradasi.
Modal penting sudah dikantongi Laskar Sambernyawa usai menang dramatis 2-1 atas Persik Kediri pada pekan ke-23 Super League 2025-2026.
Kemenangan atas Persik yang digelar di Stadion Manahan, Minggu (1/3/2026), menjadi suntikan moral sebelum melakoni laga tandang penentuan tersebut.
Pada laga kontra Persik, Persis membuka keunggulan lebih dulu lewat Bruno Gomes pada menit ke-22 setelah memaksimalkan umpan Dimitri Lima Souza.
Namun, Persik mampu menyamakan kedudukan melalui Jose Enrique (31') memanfaatkan umpan silang Ezra Walian yang sempat disentuh I Gusti Made Rendi Sanjaya Putra.
Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, duel berlangsung ketat.
Persis berupaya menekan, sementara Persik sesekali mengancam lewat serangan balik.
Drama terjadi pada menit ke-85 ketika Persik memperoleh penalti setelah Althaf Indie dinilai melakukan handball di depan garis gawang.
Althaf langsung diganjar kartu merah, memaksa Persis bermain dengan 10 orang.
Ezra Walian yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah sepakannya ditepis Muhammad Riyandi.
Tak lama berselang, Persis justru mencetak gol kemenangan melalui Roman Paparyha yang memanfaatkan sapuan tak sempurna lini belakang Persik.
Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Baca juga: Tanpa Kenakan Jersey, Jokowi Saksikan Laga Persis Solo vs Persik Kediri di Stadion Manahan
Hasil tersebut menjaga asa Persis Solo untuk keluar dari zona merah klasemen.
Namun, ujian berikutnya dipastikan tidak mudah.
"Kita belum ada di posisi aman di klasemen tapi yang pasti kita telah menunjukkan karakter dan kita menunjukkan semangat bahwa kita pantas bertahan di Super League," kata pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Baca juga: Persis Solo Pecah Telur Raih Poin Penuh Usai Puasa 10 Bulan di Kandang, Milo : Ini Karakter Kami
Seperti diketahui, manajemen Persis Solo melakukan evaluasi kinerja pelatih Milomir Seslija atau Milo setelah Laskar Sambernyawa kembali ditahan imbang tim tamu di kandang sendiri.
Evaluasi dilakukan sehari setelah laga Persis Solo menghadapi PSBS Biak di Stadion Manahan pada Sabtu (21/2/2026) malam.
Salah satu keputusan dari evaluasi itu adalah menetapkan target jelas bagi Milo, meraih 6 poin dalam dua pertandingan berikutnya.
"Lewat evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh jajaran direksi dan manajemen, Persis dengan ini menyatakan bahwa Pelatih Kepala Tim Utama, Milomir Seslija akan diberi target 6 poin untuk dua laga ke depan, yaitu pertandingan kandang pekan ke-23 kontra Persik Kediri pada Minggu (1/3), dan partai tandang ke markas Persijap Jepara pada Kamis (5/3) mendatang," sebut manajemen Persis.
Kemenangan menjadi harga mati saat Persis Solo menjamu Persik di kandang sendiri dan bertandang ke markas Persijap Jepara di Gelora Bumi Kartini (GBK) dua pekan mendatang.
Setelah laga kontra Persik dituntaskan dengan baik, ujian berikutnya menanti di Jepara.
(*)