Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Untuk pertama kalinya setelah 10 bulan mengarungi Super League musim 2025/2026, Persis Solo berhasil meraih kemenangan di depan pendukungnya sendiri.
Hasil positif itu diraih saat menjamu Persik Kediri di Stadion Manahan Solo, Minggu (1/3/2026) malam.
Laga berlangsung dramatis.
Persis sempat “senam jantung” di menit-menit akhir setelah Persik Kediri mendapat hadiah penalti.
Selain itu, Persis juga harus kehilangan Altaf Indie yang diganjar kartu merah oleh wasit.
Namun, anak asuh Milomir Seslija tetap mampu keluar dari tekanan dan menutup pertandingan dengan kemenangan tipis 2-1.
Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa permainan timnya malam itu mencerminkan karakter Laskar Sambernyawa.
"Mungkin seperti yang dibilang pada sesi prescon kemarin, kita sudah tidak punya alasan lagi untuk tidak menang hari ini. Dan hari ini kita menampilkan karakter yang cukup bagus, kita mendominasi pertandingan dan Persik juga menampilkan permainan yang baik tapi kita tidak menyerah dan terus berjuang sampai akhir," ungkap Milo.
Milo juga tak memungkiri bahwa dirinya bersama jajaran pelatih mengambil banyak risiko dengan mengubah taktik pada babak kedua.
"Kita tadi bertaruh banyak, kita melakukan banyak resiko sebenarnya pada hari ini. Tapi untungnya kita bisa menampilkan permainan terbaik dan tadi cukup melelahkan dan cukup membuat tertekan. Tapi akhirnya menang," kata dia.
Ia bersyukur para pemain mampu keluar dari tekanan dan bahkan mencetak gol penentu kemenangan.
Baca juga: Dramatis! Diwarnai Kartu Merah dan Penalti Gagal, Persis Solo Tundukkan Persik Kediri
Milo menyebut laga tersebut sangat melelahkan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Andrei Alba dan rekan-rekannya atas perjuangan mereka hingga mampu mempersembahkan kemenangan di kandang.
"Saya memberikan kredit dan selamat pada para pemain karena tidak menyerah sampai akhir. Tadi Roman juga mencetak gol yang sangat baik dan gol yang tidak mudah. Selain karena gol yang sangat bagus dan sebetulnya Roman punya banyak peluang," imbuh pelatih berkebangsaan Bosnia tersebut.
Meski sukses meraih kemenangan kandang pertama musim ini, Milo menegaskan masih banyak evaluasi yang harus dilakukan.
Salah satunya adalah penyelesaian akhir. Ia menyebut timnya menciptakan banyak peluang, namun tidak semuanya berhasil dikonversi menjadi gol.
Di sisi lain, satu peluang lawan justru berbuah gol.
"Kita punya 6 sampai 7 peluang dan hanya berhasil mencetak 2 gol. Sedangkan di lain sisi Persik punya satu peluang dan menjadi gol. Itu menjadi evaluasi kami," jelas Milo.
"Kita belum ada di posisi aman di klasemen tapi yang pasti kita telah menunjukkan karakter dan kita menunjukkan semangat bahwa kita pantas bertahan di Super League," tambahnya.
Baca juga: Tanpa Kenakan Jersey, Jokowi Saksikan Laga Persis Solo vs Persik Kediri di Stadion Manahan
Sementara itu, pencetak gol kemenangan Persis Solo, Roman Paparyha, menyatakan gol yang ia cetak dipersembahkan untuk para pendukung yang tak henti memberikan dukungan.
"Saya merasa bersyukur dengan penampilan hari ini. Ini adalah performa yang baik dan saya sudah menunggu momen ini. Saya juga berterima kasih kepada suporter dan juga ingin memberikan yang terbaik untuk kota ini. Saya juga berterima kasih kepada suporter karena sudah data ke sini dan tak lupa saya memberi selamat kepada jajaran pelatih serta staff karena sudah menampilkan penampilan terbaik," tegas Roman.
Ia juga mengakui pada laga sebelumnya kurang beruntung, namun pada pertandingan ini keberuntungan berpihak.
"Di pertandingan terakhir saya memang tidak cukup beruntung tapi di hari ini keberuntungan berpihak dan akhirnya kita bisa mencetak gol. Sekali lagi, kita bermain bagus tapi juga ada faktor keberuntungan yang akhirnya bisa membuat kita mendapat peluang yang menjadi gol. Kita bekerja keras dan berupaya agar di pertandingan selanjutnya kita bisa menampilkan permainan seperti hari ini," pungkasnya.