WARTAKOTALIVE.COM – Magis Old Trafford kembali memakan korban.
Manchester United sukses mengamankan kemenangan krusial 2-1 atas Crystal Palace pada Minggu (1/3/2026) malam.
Sebuah hasil yang memicu ledakan kegembiraan bagi ribuan pendukung Setan Merah.
Baca juga: Sesko Kembali Jadi Penentu, Manchester United Comeback Tekuk 10 Pemain Crystal Palace 2-1
Sempat tertinggal di awal laga, anak asuh Michael Carrick menunjukkan mentalitas baja untuk membalikkan keadaan dan merangsek naik ke posisi ketiga klasemen sementara Premier League.
Kemenangan ini tidak hanya sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga memperpanjang catatan impresif United yang kini tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan liga secara beruntun.
Kejutan Awal di 'Teater Impian'
Laga baru berjalan empat menit ketika pendukung tuan rumah dibuat terperangah.
Bek Crystal Palace, Maxence Lacroix, yang baru saja mencetak gol di kompetisi Eropa tengah pekan lalu, kembali menunjukkan ketajamannya di udara.
Memanfaatkan sepak pojok akurat Brennan Johnson, Lacroix melompat tanpa kawalan berarti dan menyundul bola masuk ke tiang jauh.
United yang tampil agak lesu di babak pertama semakin tertekan setelah Luke Shaw harus ditarik keluar lebih awal akibat cedera.
Skor 0-1 bertahan hingga turun minum, memaksa Michael Carrick memutar otak di ruang ganti.
Titik Balik Pertandingan
Memasuki babak kedua, United tampil dengan intensitas yang jauh berbeda.
Tekanan demi tekanan mulai merepotkan barisan pertahanan The Eagles.
Momen kunci terjadi di menit ke-52 saat Matheus Cunha melakukan tusukan tajam dan ditarik oleh Lacroix di dalam kotak terlarang.
Setelah peninjauan VAR yang cukup panjang untuk memastikan lokasi pelanggaran, wasit Chris Kavanagh akhirnya menunjuk titik putih sekaligus memberikan kartu merah langsung kepada Lacroix.
Sang pahlawan pembuka laga bagi Palace itu harus berubah menjadi antagonis bagi timnya sendiri.
Kapten Bruno Fernandes yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin.
Ia mengecoh Dean Henderson untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sekaligus membakar semangat publik Old Trafford.
Peluru Benjamin Sesko dan Rekor Bruno Fernandes
United tidak butuh waktu lama untuk membalikkan keadaan.
Di menit ke-65, Bruno Fernandes kembali menunjukkan kelasnya. Dari sisi sayap, ia mengirimkan umpan silang melengkung yang sangat terukur ke jantung pertahanan lawan.
Benjamin Sesko, striker bertinggi 195 cm asal Slovenia ini memang sedang dalam performa panas.
Baca juga: MU 3 Fulham 2, Sesko Pahlawan Setan Merah, Carrick: Dia Akan Ingat Perasaan Itu dalam Waktu Lama!
Itu membuktikan mengapa ia layak dipasang sebagai starter.
Dengan lompatan perkasa, ia melepaskan sundulan keras yang tak mampu dihalau Henderson.
Gol tersebut merupakan asis ke-13 bagi Bruno Fernandes musim ini, membuatnya semakin dekat untuk memecahkan rekor asis terbanyak sepanjang masa Premier League.
Menatap Papan Atas
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan berkat sejumlah penyelamatan krusial kiper muda Senne Lammens.
Dengan hasil ini, Manchester United resmi melompati Aston Villa untuk menduduki peringkat ketiga klasemen.
"Kami menunjukkan kesabaran dan karakter besar hari ini. Berada di posisi tiga adalah bukti kerja keras para pemain, namun perjalanan masih panjang," ujar Michael Carrick pasca-pertandingan.
United kini mengalihkan fokus mereka ke St James' Park untuk menghadapi Newcastle United tengah pekan depan, demi menjaga momentum perburuan gelar juara.
5 Poin Pembahasan dari Kemenangan United
Berikut adalah lima poin penting dari kemenangan 2-1 United di Old Trafford.
Hasil yang membuat Setan Merah melompati Aston Villa di klasemen:
Penyerang asal Slovenia yang sedang on-fire ini memegang rekor rasio gol per 90 menit terbaik di Premier League sepanjang tahun kalender ini. Meski begitu, ia lebih sering memulai laga dari bangku cadangan di bawah asuhan Michael Carrick. Namun, Sesko membuktikan ia layak menjadi starter pada laga Minggu ini setelah mencetak gol telat melawan West Ham dan Everton di dua laga sebelumnya. Meski dua sundulan awalnya sempat ditepis, striker bertinggi 195 cm ini tidak menyerah. Ia melompat paling tinggi untuk menyambut umpan Fernandes, membayar tuntas kepercayaan sang manajer.2
2. Kecemerlangan Bruno yang Tak Ada Habisnya
Saat Setan Merah sangat membutuhkan kreativitas untuk membongkar pertahanan kokoh Crystal Palace, sang kapten United kembali melangkah maju. Umpan terobosan indahnya membuat Cunha terlepas dan berujung pada pelanggaran serta kartu merah Lacroix. Gelandang luar biasa ini mengambil tanggung jawab sendiri dan mengecoh Dean Henderson untuk menyamakan kedudukan. Tak hanya itu, pemain Portugal ini juga memberikan asis untuk gol kedua United lewat umpan silang dari sisi luar yang sangat terukur. Ini membuat koleksi asis Fernandes menjadi 13 di Premier League musim ini, semakin dekat untuk melampaui rekor 20 asis yang dipegang Thierry Henry dan Kevin De Bruyne.
3. Kegigihan Matheus Cunha
Satu hal yang tidak pernah bisa diragukan dari Cunha adalah kemauannya untuk terus berlari. Kegigihan rekrutan musim panas ini menjadi percikan yang membantu United membalikkan keadaan dalam laga yang sulit ini. Setelah memenangkan penalti yang memicu kartu merah Lacroix, kepercayaan diri terpancar dari pemain nomor 10 kita ini. Ia terus mengancam baik dari sisi sayap maupun posisi sentral. Ia juga berperan penting dalam gol kedua, berjuang melewati beberapa adangan di lini tengah sebelum larinya membuat bola jatuh ke kaki Fernandes di luar kotak penalti.
4. Mentalitas Comeback yang Luar Biasa
Setelah 45 menit pertama yang secara mengejutkan tampil kurang bergairah, Setan Merah memberikan respons besar di babak kedua untuk menunjukkan karakter mereka di bawah Carrick. Setelah sebelumnya berhasil meraih poin dari posisi tertinggal melawan Arsenal dan West Ham, publik Old Trafford tetap sabar karena yakin laga bisa diselamatkan. Kesabaran United membuahkan hasil saat menunggu keputusan VAR dan kartu merah Lacroix, yang terbukti krusial dalam mengubah momentum. Setelah unggul, United menutup laga dengan tenang, menunjukkan ketangguhan pertahanan yang semakin solid.
5. Tren Positif Terus Berlanjut
Hal terpenting adalah United berhasil meraih tiga poin, terutama setelah Aston Villa terpeleset di kandang Wolverhampton pada Jumat malam. Tim asuhan Carrick saat ini adalah tim yang paling sedang dalam performa terbaik di liga, tanpa kekalahan sejak 21 Desember lalu. Setan Merah kini mencatatkan rekor 11 pertandingan tak terkalahkan di liga. Tren ini akan coba dilanjutkan saat United bertandang ke markas Newcastle United pada Rabu mendatang. Saat ini, hanya Inter Milan (Serie A) yang memiliki rekor tak terkalahkan lebih panjang di liga-liga top Eropa.