Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Islam Sulselbar Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace
Abd Rahman March 02, 2026 09:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Islam Sulselbar menggelar aksi damai di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Minggu (1/3/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menuntut Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana pengiriman personel militer ke Palestina yang disebut berada di bawah komando Amerika Serikat (AS).

Aksi yang mengangkat tema “Haram Hukumnya Kirim Tentara di Bawah Komando Negara Kafir Penjajah” itu dipicu oleh meningkatnya kembali serangan terhadap warga di Palestina serta wacana pengiriman 8.000 personel TNI.

Baca juga: Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Diklaim AS dan Israel, Pemerintah Tetapkan Berkabung 40 Hari

Baca juga: Iran-AS Makin Memanas, Arab Saudi Kirim Pesan ke Teheren

Massa juga menyinggung pembentukan lembaga Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Donald Trump.

Mereka menilai lembaga tersebut gagal menjalankan fungsinya dan dianggap sebagai representasi kepentingan Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.

gt4yh4t5
SULSELBAR AKSI- Massa membentangkan spanduk dan menyampaikan orasi saat aksi di pertigaan Jalan AP Pettarani–Alauddin, Makassar, terkait isu pengiriman personel militer ke Palestina, Minggu (1/3/2026)

“BoP hanya menjadi alat untuk menyukseskan ambisi Amerika Serikat dan Israel. Kami meminta Presiden untuk segera menarik diri dari keanggotaan lembaga tersebut,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Berikut Tiga Tuntutan Massa

  1. Mendesak pemerintah RI agar tidak menempatkan TNI di bawah arahan militer Amerika Serikat untuk misi di Palestina.
  2. Menyerukan agar kekuatan militer negeri-negeri muslim digunakan untuk membebaskan Palestina, bukan menjadi kepentingan asing.
  3. Mengecam upaya pelucutan persenjataan pejuang Palestina yang dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan umat muslim.

Aksi yang berlangsung di pertigaan Jalan AP Pettarani–Alauddin itu berjalan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.