Ketua PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Dimakamkan di Denanyar Jombang, Diantar Ribuan Peziarah
Sri Wahyuni March 02, 2026 09:50 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM, JOMBANG - Ribuan pelayat mengantar jenazah Ketua PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah di Lingkungan Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026).

Suasana duka pun menyelimuti kawasan Denanyar, lokasi Ponpes tersebut berada.

Sejak petang, kediaman almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah di lingkungan Pondok Pesantren Al-Bishri.

Peziarah datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir.

Margaret dikenal sebagai salah satu komisioner di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Ia juga menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama periode 2022-2027.

Pantauan di lokasi, bendera putih terpasang di gerbang rumah duka. Puluhan karangan bunga dari sejumlah pejabat nasional turut menghiasi area sekitar kediaman.

Iring-iringan ambulans yang membawa jenazah tiba sekitar pukul 23.00 WIB dan langsung memasuki halaman rumah duka. 

Setelah prosesi singkat bersama keluarga, jenazah diberangkatkan menuju kompleks pemakaman Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Ribuan santri dan masyarakat mengantar perjalanan terakhir almarhumah.

Keranda digotong bergantian oleh para pelayat, diiringi lantunan tahlil yang menggema sepanjang perjalanan dari rumah duka hingga area pemakaman.

Baca juga: Emak-emak Tergencet Ketika Pembagian Takjil di Ponorogo, Warga Tidak Sabar

Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu disalatkan di Masjid Jami Pondok Pesantren Mambaul Maarif.

Salat jenazah dipimpin oleh KH Marzuki Mustamar dan diikuti para santri, tokoh ulama, serta masyarakat yang memadati masjid.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam prosesi pemakaman, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Jombang Warsubi.

Setelah prosesi salat jenazah, almarhumah dimakamkan di kompleks pemakaman pondok pesantren, berdampingan dengan para masayikh Mambaul Maarif.

Kakak kandung almarhumah, KH Sholahudin Abdurahman, menyampaikan bahwa sebelum wafat, Margaret sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, selama hampir dua pekan.

"Kurang lebih 12 sampai 13 hari dirawat di rumah sakit dan sempat berada di ICU," ucapnya di sela persiapan prosesi pemakaman.

Ia menambahkan, almarhumah mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.25 WIB,Minggu (1/3/2026). 

Pihak keluarga berharap seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama, berkenan mendoakan almarhumah agar segala amal ibadahnya diterima dan diampuni Allah SWT.

"Kepada seluruh pentakziah dan seluruh kaum Nahdliyyin dan seluruh umat Mohon doanya kepada adik saya tercinta Mudah-mudahan seluruh umat ibadannya diterima doa dan diampuni oleh Allah SWI dan ditempatkan di posisi terbaik di sisi Allah SWT," pungkasnya.

(Anggit Puji Widodo/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.