Sebuah momen memilukan terekam pasca serangan udara yang menghantam Gandhi Hospital di Teheran utara. Seorang bayi yang masih berada di dalam inkubator terlihat dievakuasi bersama pasien lain setelah fasilitas kesehatan tersebut dilaporkan menjadi sasaran serangan AS-Israel, demikian laporan Al Jazeera, Senin (2/3/2026).
Rekaman yang disiarkan televisi pemerintah Iran memperlihatkan pecahan kaca berserakan dan kerusakan pada bagian fasad bangunan rumah sakit. Dalam video tersebut, sejumlah perawat tampak tergesa-gesa memindahkan bayi-bayi baru lahir ke lokasi yang lebih aman.
Rumah sakit yang berada di kawasan permukiman padat itu dilaporkan mengalami kerusakan cukup berat, termasuk di area sekitar gedung.
Evakuasi di Tengah Kepanikan
Dua saksi mata sebelumnya menyebut serangan menghantam kawasan Gandhi Street di Teheran. Otoritas setempat dilaporkan langsung meningkatkan pengamanan di sekitar rumah sakit, sementara tim medis melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan untuk memastikan keamanan pasien dan tenaga kesehatan.
Dalam rekaman yang beredar, seorang bayi dalam inkubator didorong keluar gedung dengan cepat, diiringi tenaga medis yang berusaha menjaga stabilitas alat bantu pernapasan dan suhu tubuh bayi. Adegan tersebut menggambarkan situasi darurat yang dihadapi tenaga kesehatan di tengah konflik yang terus meningkat.
Kantor berita pemerintah Iran, Islamic Republic News Agency, serta media lain seperti Islamic Students News Agency, melaporkan Gandhi Hospital menjadi salah satu lokasi yang terdampak dalam operasi militer yang berlangsung sejak Sabtu.
Selain rumah sakit, rekaman yang dirilis oleh Iranian Red Crescent Society juga menunjukkan area di sekitar gedung Bulan Sabit Merah Iran serta sejumlah fasilitas kesehatan lain turut terdampak serangan.
Hingga kini belum ada rincian resmi mengenai jumlah korban dari insiden di rumah sakit tersebut. Namun, serangan terhadap fasilitas medis dan kawasan sipil memicu kekhawatiran dampak semakin meluas.
Saksikan Live DetikPagi :







