Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-12 Ramadhan, Pada Hari Kiamat Wajah Bersinar Seperti Bulan Purnama
Muliadi Gani March 02, 2026 11:50 AM

 

 

PROHABA.CO -  Bulan Ramadhan selalu menjadi waktu yang dinanti umat Islam di seluruh dunia.

Selain menunaikan ibadah puasa, malam-malam Ramadhan juga dihidupkan dengan shalat tarawih.

Ibadah sunnah ini bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan lebih khusyuk dan penuh harap.

Memasuki malam ke-12 bulan suci Ramadhan, semangat umat Muslim dalam menunaikan ibadah shalat tarawih diharapkan tetap terjaga bahkan semakin meningkat.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbanyak ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Setiap malam di bulan penuh berkah ini diyakini memiliki keutamaan tersendiri bagi mereka yang istiqamah menjalankannya.

Dalam kitab Durratun Nasihin karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad asy-Syakir al-Khubawi disebutkan adanya fadhilah khusus bagi umat Islam yang menunaikan shalat tarawih pada malam ke-12 Ramadhan.

Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa salah satu keutamaan shalat tarawih di malam ke-12 adalah bahwa seseorang yang melaksanakannya akan mendapatkan cahaya di wajahnya pada hari kiamat. 

Hadis dalam kitab tersebut menyebutkan:

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةَ عَشَرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ

Artinya: Pada malam kedua belas, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-11 Ramadhan, Diampuni Dosa Seperti Bayi Baru Lahir

Dijelaskan bahwa orang yang melaksanakan shalat tarawih pada malam tersebut kelak akan datang pada hari kiamat dengan wajah yang bersinar bagaikan bulan purnama.

Gambaran wajah bercahaya seperti bulan purnama memiliki makna mendalam.

Cahaya tersebut melambangkan kemuliaan, ketenangan, serta keselamatan dari kegelapan dan ketakutan dahsyat yang menyelimuti hari kebangkitan.

Janji ini menjadi motivasi spiritual yang kuat bagi setiap Muslim untuk tidak mengendurkan ibadahnya, terlebih ketika Ramadan mulai memasuki pertengahan.

Malam ke-12 juga menandai hampir berakhirnya fase kedua Ramadhan yang dikenal sebagai fase maghfirah atau ampunan.

Pada fase ini, semangat sebagian jamaah biasanya mulai menurun.

Padahal, kesempatan meraih ampunan dan keutamaan masih terbuka lebar.

Shalat tarawih sendiri berstatus sunnah muakkad, yakni ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

Meski tidak wajib, keutamaan yang dijanjikan begitu besar.

Melewatkan malam-malam penuh berkah tanpa berusaha meraih pahala tentu menjadi kerugian bagi setiap mukmin.

Karena itu, malam ke-12 dapat dijadikan sebagai titik penguat komitmen untuk tetap istiqamah hingga akhir Ramadhan.

Jangan biarkan semangat hanya membara di awal bulan, lalu redup di pertengahan.

Justru di fase inilah konsistensi diuji.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-10 Ramadhan, Allah Akan Memberikan Kebaikan Dunia dan Akhirat

Niat Shalat Tarawih

- Niat Sholat Tarawih berjamaah:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'aalaa

Artinya: Aku niat Shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.

- Doa niat Shalat Tarawih sendiri:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatattarowihi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala

Artinya: Aku niat Shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Doa niat salat Tarawih sebagai Imam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat-taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'alaa.

Artinya: Aku niat shalat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'alaa.

Mari jadikan momentum malam ke-12 sebagai pengingat bahwa setiap langkah menuju masjid, setiap rakaat yang ditunaikan, dan setiap doa yang dipanjatkan akan menjadi cahaya penerang di hari perhitungan kelak.

Semoga kita termasuk golongan hamba yang datang dengan wajah bercahaya, penuh kemuliaan, dan mendapatkan rida Allah SWT.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-9 Ramadhan, Pahala Seperti Ibadah Para Nabi

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-8 Ramadhan, Allah Berikan Pahala Seperti Anugerah Nabi Ibrahim

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.