Kejar Target Akhir Maret 2026, Dharmasraya Percepat Pemasangan 700 Titik Lampu Jalan
Rezi Azwar March 02, 2026 01:47 PM

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mulai melakukan langkah konkret untuk memulihkan layanan penerangan jalan umum di seluruh wilayahnya. 

Sebanyak 700 titik lampu jalan dengan skema meterisasi kini tengah dipasang secara bertahap untuk memastikan keamanan dan kenyamanan aktivitas warga saat malam hari.

Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat terkait penerangan di jalur-jalur utama maupun pemukiman.

Pengerjaan fisik di lapangan dilaporkan telah berjalan sejak Selasa (23/2/2026) dan terus dipacu agar selesai tepat waktu.

Baca juga: Cek Jadwal SIM dan Samsat Keliling di Padang Pariaman Senin 2 Maret 2026, Ada Dua Titik

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya, Catur Eby, menjelaskan bahwa pengerjaan saat ini difokuskan pada pembenahan infrastruktur dasar.

Tim teknis di lapangan mulai melakukan perentangan kabel, pemasangan panel kendali, serta instalasi berbagai material pendukung lainnya.

"Pekerjaan sudah kami mulai di beberapa lokasi strategis. Secara bertahap, titik-titik yang instalasinya telah siap langsung kami hidupkan tanpa menunggu seluruh proyek selesai," ujar Catur secara tertulis , Senin (2/3/2026).

Upaya percepatan ini merupakan bagian dari masa transisi sistem penerangan jalan di Dharmasraya. 

Baca juga: 5 Bangunan dan 3 Kendaraan Terbakar di Dharmasraya, Timbangan Ram Sawit Ludes Kerugian Lebih Rp1 M

Pemerintah daerah memilih skema meterisasi yang bekerja sama langsung dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero untuk menjamin keberlanjutan daya.

Catur menambahkan, penggunaan skema meterisasi dianggap lebih efisien dan akuntabel. Dengan adanya meteran listrik di setiap panel, pemerintah daerah dapat memantau penggunaan daya secara presisi, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih terukur sesuai dengan konsumsi riil di lapangan.

Kebijakan ini juga menjadi solusi jangka pendek hingga menengah di tengah proses evaluasi sistem Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) PJU yang sebelumnya sempat berjalan. 

Penataan ulang ini bertujuan agar layanan publik tidak terganggu oleh kendala administratif atau teknis dari sistem lama.

Baca juga: Pemkab Dharmasraya Peringatkan Oknum Pangkalan dan Agen LPG 3 Kg: Jual di Atas HET, Sanksi Menanti

"Langkah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan fasilitas dasar masyarakat tidak terhenti. Kami ingin memastikan setiap sudut jalan kembali terang dengan sistem yang lebih sehat secara anggaran," lanjut Catur.

Komitmen ini senada dengan instruksi Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bersama Wakil Bupati Leli Arni. 

Keduanya menekankan bahwa aspek keamanan wilayah, yang salah satunya ditopang oleh penerangan jalan, merupakan prioritas utama dalam masa kepemimpinan mereka.

Pemerintah daerah menyadari bahwa ketiadaan lampu jalan berisiko meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas serta kerawanan tindakan kriminalitas. 

Oleh karena itu, pengadaan 700 titik PJU ini diarahkan pada lokasi-lokasi yang memiliki mobilitas warga cukup tinggi.

Baca juga: Distribusi Elpiji 3 Kg di Dharmasraya Diperketat, Pangkalan Nakal Terancam Cabut Izin

Meski pengerjaan terus dikejar, Catur mengakui bahwa progres di lapangan juga bergantung pada ketersediaan material dari mitra.

Salah satunya adalah suplai KWh meter yang disediakan oleh pihak PLN sesuai dengan prosedur sambungan baru.

Hingga awal Maret ini, sebagian wilayah di Dharmasraya sudah mulai merasakan dampak positif dari pemasangan tersebut. 

Beberapa ruas jalan yang sebelumnya gelap kini mulai kembali terang benderang seiring rampungnya instalasi panel di area tersebut.

Dinas Perhubungan menargetkan seluruh rangkaian pemasangan 700 titik PJU meterisasi ini dapat tuntas secara menyeluruh pada akhir Maret 2026. 

Target ini dipasang agar masyarakat dapat menikmati fasilitas tersebut secara maksimal sebelum memasuki bulan berikutnya.

"Kami terus berkoordinasi dengan tim teknis dan PLN agar suplai KWh meter bisa berjalan lancar. Target kami, sebelum berganti bulan, seluruh titik yang direncanakan sudah menyala 100 persen," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.