TRIBUNAMBON.COM - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memperkuat ketahanan energi di Halmahera Tengah melalui kerja sama strategis dengan sektor industri.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) bersama PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terkait peningkatan kapasitas pembelian tenaga listrik (excess power) dari 8,5 Megawatt (MW) menjadi 11 MW.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, penambahan pasokan ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi potensi energi di kawasan industri untuk memperkuat sistem kelistrikan masyarakat.
“Melalui skema pembelian excess power ini, kami memastikan cadangan daya di sistem Weda dan sekitarnya tetap terjaga pada level aman, terutama di tengah pertumbuhan konsumsi listrik rumah tangga dan usaha mikro,” ujar Soeratmoko.
Baca juga: Konflik AS Israel dan Iran, Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah
Baca juga: Terbitkan Petisi, Puluhan Tokoh dan Organisasi Sipil Minta Evaluasi Perjanjian Dagang RI-AS
Ia menambahkan, tambahan daya sebesar 2,5 MW akan meningkatkan keandalan sistem distribusi, khususnya saat beban puncak, sehingga potensi gangguan maupun pemadaman akibat defisit daya dapat ditekan.
“Dukungan PT IWIP sangat berarti bagi masyarakat Halmahera Tengah. Sinergi ini membantu kami menjaga kontinuitas pasokan listrik sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan energi tanpa harus menunggu pembangunan pembangkit baru,” tambahnya.
Kerja sama ini juga mencerminkan efisiensi operasional, karena pemanfaatan daya lebih dari pembangkit yang telah tersedia memungkinkan percepatan pelayanan kelistrikan di wilayah berkembang. Kepastian pasokan listrik turut memberikan dampak positif terhadap iklim usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Presiden Direktur PT IWIP, Kevin He menyatakan, peningkatan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan di sekitar wilayah operasionalnya.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan dunia usaha. Koordinasi dengan PLN akan kami perkuat agar kualitas daya yang disalurkan memenuhi standar teknis dan memberikan manfaat optimal bagi pelanggan,” tegas Kevin He.
Kedepan, PLN UIW MMU akan terus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri di Maluku dan Maluku Utara guna memperkuat sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan, sebagai fondasi percepatan transformasi ekonomi di wilayah timur Indonesia.(*)