Gunung Burni Telong di Bener Meriah Masih Bergeliat, Dua Hari Bisa 31 Kali Gempa Vulkanik Dalam
Mawaddatul Husna March 02, 2026 02:52 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Aktivitas kegempaan gunung api Burni Telong hingga saat ini masih terus terjadi baik itu gempa vulkanik maupun tektonik.

Namun dalam dua hari terakhir gunung setinggi 2623 mdpl di Kabupaten Bener Meriah tersebut terpantau menunjukkan peningkatan aktivitas kegempaannya.

Data terbaru yang dihimpun TribunGayo.com, Senin (2/3/2026) berdasarkan laporan dari pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan petugas pos pengamatan Burni Telong menunjukkan bahwa Gunung di Kecamatan Timang Gajah itu hingga saat ini masih berada pada Level II (Waspada). 

Berdasarkan data evaluasi periode 28 Februari hingga 1 Maret 2026, terekam lonjakan aktivitas vulkanik dalam dari yang semula berjumlah 11 kali menjadi 20 kali kejadian dengan amplitudo mencapai 34 mm. 

Tak hanya itu, getaran tektonik lokal pun mengalami kenaikan drastis dari hanya 1 kali menjadi 7 kali kejadian, menandakan dinamika di bawah permukaan gunung api tersebut kian aktif.

Meski demikian secara visual puncak gunung dilaporkan masih terlihat jelas tanpa kepulan asap kawah.

Sementara kondisi cuaca di sekitar kawasan saat ini terpantau fluktuatif, mulai dari cerah hingga turun hujan dengan suhu udara yang cukup sejuk di kisaran 17 hingga 24 derajat Celsius. 

Masyarakat Tetap Waspada

Maka dengan status yang masih bertahan di Level II (Waspada), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pengamat Muhammad Saiful Zulkiram menegaskan agar masyarakat, pengunjung maupun pendaki tetap waspada dan mematuhi batas aman.

Rekomendasi ketat diberlakukan bagi siapapun untuk tidak mendekati area kawah dalam radius 3 kilometer.

Serta masyarakat sangat dilarang berada di wilayah fumarola dan solfatara terutama saat cuaca mendung atau hujan guna menghindari risiko gas beracun yang bisa membahayakan keselamatan. (*)

Baca juga: Aktivitas Kegempaan Burni Telong Bener Meriah Melandai, Warga Tetap Diminta Jauhi Kawah

Baca juga: Karst Aceh: Waspadai Gempa Dangkal Burni Telong, Jadi Penentu Kesiapsiagaan

Baca juga: Salwani Desak Penutupan Galian C di Kaki Burni Telong, Pemerintah dan APH Harus Kaji Ulang IUP

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.