BATAM, TRIBUNBATAM.id - Teriakan "maling" memecah suasana pagi di Perumahan Permata Laguna, Kecamatan Batu Aji, Batam, Sabtu (28/2/2026) sekira pukul 06.19 WIB.
Seorang ibu rumah tangga yang baru saja mengantar tabung gas dan duduk hendak mencatat laporan, mendengar suara gaduh dari luar rumahnya.
Namanya Prehatin, saat itu ia berdiri dan menoleh ke arah jalan.
Tak disangkanya, sebuah mobil yang sebelumnya terhadang truk sampah, tiba-tiba melaju mundur dengan kecepatan tinggi.
"Saya nengok dari belakang pagar, mobil Raize itu udah mundur. Kayak kilat gitu, bress mundur," ujar Prehatin, Minggu (1/3/2026) kepada wartawan.
Posisinya berada di dekat pintu belakang rumah. Meski sudah berada di dalam area teras, mobil tersebut tetap menghantam pagar dan menyerempet tubuhnya.
Ia terjengkang ke dalam. Pagar rumah copot akibat benturan keras.
Rak tanaman dan pot bunga di depan rumah ikut terseret hingga berserakan. Tanah berhamburan.
"Potnya masuk semua di kolong mobil itu. Jadinya tak bisa maju, tak bisa mundur lagi," tambahnya.
Akibat kejadian itu, ia mengalami luka di bagian daun telinga hingga harus diperban.
Pundak dan tangannya terasa nyeri, sementara kedua kakinya lecet.
Pada waktu yang bersamaan, anaknya, Dimas (18), yang masih duduk di bangku SMK, ikut menjadi korban.
Mendengar teriakan dari warga, Dimas berlari keluar rumah. Namun mobil yang mundur kencang tersebut sudah berada tepat di depannya.
"Saya dengar itu penasaran kan, berdiri saja saya di depan pintu warung, gak ketengah jalan juga, tiba-tiba dia mundur laju," kata Dimas.
Benturan dari mobil itu membuatnya terduduk. Dalam posisi kaki lurus, ban belakang mobil mengenai tubuhnya.
"Kaki saya ini masuk dalam kolong itu. Untung ketahan besi-besi rak pot. Kalau sempat dia maju, habis mungkin dua-duanya," ujarnya mengenang kejadian yang menimpanya.
Dimas mengalami luka di bagian kaki dan paha. Meski tidak sampai patah tulang, ia masih merasakan nyeri hingga kini.
Mobil tersebut diketahui digunakan komplotan terduga pencuri anjing yang dipergoki warga dan berusaha melarikan diri.
Kasusnya kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Saat berusaha kabur, mobil pelaku sempat dihadang, sebelum akhirnya mundur secara tiba-tiba dan menabrak rumah serta warga yang berada di belakangnya.
Polisi telah mengamankan empat pelaku untuk proses lebih lanjut. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)