Rp 31 Miliar buat Kesejahteraan Guru di Gowa
Edi Sumardi March 02, 2026 05:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menyerahkan 238 Surat Keputusan (SK) penugasan kepada kepala sekolah dan pengawas jenjang TK, SD, dan SMP Tahun 2026.

Penyerahan berlangsung di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, di Sungguminasa, Gowa, Sulsel, Senin (2/3/2026).

Bupati Gowa menegaskan, penugasan ini bukan sekadar administrasi, melainkan mandat kepemimpinan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia meminta seluruh penerima SK untuk selaras dengan visi dan misi Pemkab Gowa, terutama dalam mendorong peningkatan mutu dan pemerataan layanan pendidikan.

“Kami yakin Kepsek yang telah diberikan SK adalah mereka yang siap bekerja dan bertanggungjawab menyelesaikan persoalan pendidikan dari hal terkecil ke hal terbesar di sekolah masing-masing dan siap menghadapi tantangan internal maupun eksternal,” kata Husniah.

Ia mengungkapkan, kinerja sektor pendidikan di Gowa menunjukkan tren positif.

Berdasarkan survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah tahun 2025, bidang pendidikan mencatat angka kepuasan tertinggi, yakni 92,5 persen.

“Ini patut kita syukuri bersama artinya pendidikan kita berada di jalur yang baik, namun penguatan kualitas dan pemerataan layanan harus terus kita lakukan,” tambahnya mengatakan.

Penugasan ini mengacu pada regulasi terbaru, yakni Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, serta Surat Edaran Bersama Mendikdasmen dan Kepala BKN Nomor 9 Tahun 2025 dan Nomor 5 Tahun 2025 terkait pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian guru sebagai kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad, merinci bahwa pada tahap pertama telah diserahkan SK kepada 65 orang melalui promosi (8 TK, 20 SD, 37 SMP), 36 mutasi, serta 17 pemberhentian.

Adapun tahap kedua yang diserahkan hari ini berjumlah 238 orang, terdiri atas 5 promosi Kepala TK, 180 promosi Kepala SD, 27 promosi Kepala SMP, 13 promosi pengawas, dan 13 mutasi kepala sekolah.

Ia juga menyampaikan bahwa seleksi lanjutan segera digelar untuk mengisi 88 jabatan kepala sekolah definitif yang masih kosong, dengan rincian 11 TK, 70 SD, dan 7 SMP.

Kekosongan tersebut dipicu proses validasi data antara sistem KSPSTK dan Dapodik yang masih berlangsung, serta adanya kepala sekolah yang pensiun maupun wafat di luar jadwal seleksi.

Pada kesempatan yang sama, Taufik memastikan kesiapan pembayaran gaji dan tunjangan guru tahun 2025.

Penyaluran THR dan gaji 13 sertifikasi, serta tambahan penghasilan nonsertifikasi tahun 2024/2025 akan mencakup 8.434 guru dengan total anggaran sebesar Rp31.226.415.000.

Turut hadir Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, bersama sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.