Laporan wartawan TribunBanten.com, Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Program mudik gratis 2026 yang digelar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dilaksanakan secara terpusat oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Sementara itu, Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan, hanya berperan sebagai lokasi validasi dan pemberangkatan peserta mudik gratis.
Salah satu pengelola Terminal Pondok Cabe, Ozi, menjelaskan bahwa seluruh kebijakan, termasuk kuota peserta dan teknis pendaftaran, berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Tangsel Hari Ini, 2-10 Maret 2026
“Program mudik gratis ini memang dari Kemenhub melalui Perhubungan Darat. Terminal Pondok Cabe hanya menjadi lokasi validasi dan pemberangkatan,” ujar Ozi saat ditemui di terminal, Senin (2/3/2026).
Menurut dia, masyarakat yang telah mendaftar melalui aplikasi Mitra Darat dan mendapatkan barcode diwajibkan melakukan validasi ulang di Terminal Pondok Cabe sebelum hari keberangkatan.
“Peserta yang sudah mendapatkan barcode dari Mitra Darat nantinya datang ke sini untuk validasi. Setelah itu tinggal menunggu jadwal keberangkatan,” jelasnya.
Ozi menambahkan, untuk tahun ini pemberangkatan mudik gratis dari Terminal Pondok Cabe dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret 2026.
“Jadwal pemberangkatan di sini hanya satu hari. Selebihnya dilakukan di terminal lain yang telah ditentukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, seperti Poris, Pulau Gebang, dan Kampung Rambutan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dalam rangka menyambut musim mudik 2026, pihak terminal lebih fokus pada penyediaan fasilitas pendukung bagi para pemudik.
Beberapa fasilitas yang disiapkan antara lain ruang tunggu, ruang kesehatan, serta ruang laktasi. Selain itu, koordinasi dengan perusahaan otobus (PO) juga dilakukan guna memastikan kelancaran proses keberangkatan.
“Untuk kuota, data peserta, hingga teknis pendaftaran semuanya dari pusat. Kami di terminal sifatnya memfasilitasi tempat dan membantu kelancaran di lapangan,” katanya.
Terkait potensi lonjakan penumpang, pihak terminal memperkirakan peningkatan jumlah pemudik akan mulai terlihat mendekati H-7 Lebaran. Namun, Ozi menyebut dinamika arus mudik setiap tahun berbeda sehingga sulit diprediksi secara pasti.
“Biasanya mulai ramai sekitar H-7. Untuk puncaknya kita lihat nanti karena tiap tahun dinamikanya berbeda,” ujarnya.
Selain melayani program mudik gratis, Terminal Pondok Cabe juga tetap mengoperasikan layanan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) dengan puluhan perusahaan otobus yang melayani berbagai rute ke Pulau Jawa hingga Sumatera.
“Namun untuk keberangkatan dari sini mayoritas tujuan ke arah Jawa,” ucap Ozi.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pihak terminal berharap pelaksanaan mudik gratis 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.