TRIBUNWOW.COM - Enam deretan bukti nyata Persib Bandung semakin rasa dunia, 3 cikal bakal bikin Persija Jakarta sungkem, ini sebabnya.
Dilansir TribunWow.com, Persib Bandung perlahan tapi pasti semakin melejit di mata dunia.
Tak tanggung-tanggung, sudah ada 5 bukti nyata yang layak membuat Persib Bandung masuk ke dalam jajaran klub elit di dunia.
Di mana, 3 cikal bakal lain di antaranya kans bikin Persija Jakarta sungkem.
Berikut ulasan selengkapnya:
Baca juga: 5 Fakta Persebaya Surabaya Vs Persib Bandung: Tragedi Kelam Klok, Wasit Petaka & Tavares Vs Hodak
Kedua terkait label Persib Bandung yang kini jadi klub terbaik di dunia sepanjang masa.
Di mana, Persib Bandung masuk ke dalam jajaran 200 besar klub terbaik di dunia versi Gol del Corazón.
Persib Bandung bahkan unggul dari tiga klub langganan UEFA Champions League, Maccabi Tel Aviv F.C, Qarabag FK dan Bayer Leverkusen.
Catatan ini layak buat mereka unggul jauh ketimbang rival abadinya, Persija Jakarta yang tak ada di dalam lis tersebut.
1. Real Madrid (Spanyol)
2. Barcelona (Spanyol)
3. Bayern Munchen (Jerman)
4. Liverpool (Inggris)
5. Juventus (Italia)
6. AC Milan (Italia)
7. Manchester United (Inggris)
8. Club Atlético River Plate (Argentina)
9. Boca Juniors (Argentina)
10. Ajax Amsterdam (Belanda)
11. Inter Milan (Italia)
206. Persib Bandung (Indonesia)
207. Maccabi Tel Aviv F.C. (Israel)
208. Cagliari (Italia)
209. Qarabag FK (Azerbaijan)
210. Bayer Leverkusen (Jerman).
Tak bisa dipungkiri, dalam 9 tahun terakhir, Persib Bandung selalu menjadi magnet bintang kelas dunia untuk merapat ke Liga Indonesia
Tercatat, sudah ada tiga bintang kelas dunia yang pernah cicipi liga inggris, spanyol bahkan Piala Dunia pernah berkarier bersama Persib Bandung.
Ketiga nama dunia yang pernah cicipi karier bersama Persib Bandung yakni Michael Essien, Carlton Cole dan terkini Layvin Kurzawa yang masih berseragam Pangeran Biru.
Catatan ini kontras dengan rival abadinya Persija Jakarta yang sejauh ini belum pernah gaet pemain berlabel dunia ke Jakarta.
Tak cuma di tingkat dunia, Persib Bandung juga turut disorot oleh induk federasi sepak bola Asia, AFC terkait keberhasilan mereka bawa Liga Indonesia melejit dengan lonjakan besar.
Kabar itu bahkan dirilis langsung oleh AFC melalui akun X resminya beberapa waktu lalu.
“Arab Saudi memimpin klasemen sementara paruh musim kompetisi antarklub Asia musim 2025-2026. Sementara itu, Indonesia mencatatakan lonjakan tertinggi,” tulis AFC di akun X mereka, @theafcdotcom, seraya menunjukkan ranking kompetisi liga di asia terkini.
Sebelum musim 2025/2026, Liga Indonesia hanya menempati peringkat ke-25 Asia.
Imbasnya, Indonesia hanya memiliki 0,5 wakil di AFC Champions League 2 2025/2026 dan satu wakil di AFC Challenge League 2025/2026.
Akan tetapi, berkat performa apik Persib Bandung hingga babak 16 besar sebagai juara ACL Two, Maung Bandung sukses membuat jumlah wakil di AFC Champions League 2 2026/2027 bakal bertambah menjadi 1,5 wakil.
Satu klub bakal langsung lolos ke fase grup, sementara satu lainnya bakal tampil di babak play off .
Baca juga: Persebaya Surabaya Vs Persib Bandung: Marc Klok Cs Menang 5 Indikator, tapi Kontras dengan 1 Faktor
Berikut ini 10 daftar rangking klub paling bernilai di Asia Tenggara, ada Persib Bandung hingga Persija Jakarta.
Dilansir TribunWow.com, Persib Bandung dan Persija Jakarta jadi dua tim Liga Indonesia atau Super League 2025 yang masuk ke dalam daftar klub paling berharga se-Asia Tenggara.
Merujuk pada laman Transfermarkt per update Februari 2026, Persib Bandung menempati posisi keempat tabel klub paling bernilai di Asia Tenggara.
Persib Bandung memiliki nilai pasar £8.31m atau setara dengan Rp189 Miliar.
Baca juga: Persita Tangerang Keok dari Persib Bandung: LA Viola Beri Respons Mencengangkan, Bobotoh Ikut Serbu
Persib Bandung kalah dari tiga wakil dari negara tetangga yakni Johor Darul Takzim, Buriram United (Thailand) dan Nam Dinh FC (Vietnam).
Nilai pasar Persib Bandung unggul dari rival abadinya Persija Jakarta yang menempati posisi ke-8.
Persija Jakarta memiliki nilai pasar £7,23m atau setara dengan Rp164,5 M.
Berikut daftar selengkapnya harga pasar atau klub paling bernilai di Asia Tenggara versi Transfermarkt update Februari 2026:
Persib Bandung santer dikabarkan dibidik oleh perusahan asal Uni Emirat Arab yang menaungi Manchester City, City Football Group (CFG).
Adanya kabar itu mencuat setelah Persib Bandung tampil heroik di ajang AFC Champions League 2.
Terutama saat Persib Bandung berhasil lakukan remontada pada laga Selangor FC di Malaysia.
Kemenangan remontada itu yang sukses buat Persib Bandung dilirik dan diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.
Tak cuma soal performa Persib Bandung di kancah Asia, prestasi klub berjuluk Pangeran Biru itu juga jadi indikator lainnya.
Di mana, di bawah asuhan Bojan Hodak, Persib Bandung berhasil rengkuh gelar juara back to back Super League musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Kabar masuknya Persib Bandung ke dalam lis bidikan CFG dibongkar oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @bola.lokal_, Senin, (10/11/2025).
Bahkan, menurut akun tersebut, pertemuan internal antara perwakilan manajemen Persib Bandung dan City Football Group sudah berlangsung di Bangkok, Oktober lalu.
Selain Manchester City, Persib Bandung juga bakal serasa klub besar New York City FC, Girona FC, Melbourne City FC, Yokohama F. Marinos, dan Palermo FC.
Baca juga: Ingat Kata Bojan Hodak sebelum Thom Haye dan Eliano ke Persib? Kini Giliran Maarten Paes Bantah
"Sumber internal menyebutkan bahwa pertemuan informal antara perwakilan Persib dan City Football Group telah berlangsung di Bangkok pada Oktober lalu.
Mayoritas saham CFG (sekitar 81 persen) dimiliki oleh Abu Dhabi United Group (ADUG), perusahaan investasi milik Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, seorang anggota keluarga kerajaan Uni Emirat Arab (UEA).
CFG bukan hanya punya Manchester City, tapi juga memiliki atau menguasai banyak klub di seluruh dunia, antara lain:
Manchester City (Inggris)
New York City FC (Amerika Serikat)
Girona FC (Spanyol)
Melbourne City FC (Australia)
Bahia (Brasil)
Mumbai City FC (India)
Yokohama F. Marinos (Jepang, sebagian saham)
Palermo FC (Italia)
Montevideo City Torque (Uruguay)
Lommel SK (Belgia)," tulis @bola.lokal_.
Update terbaru, slot klub Asia CFG kosong setelah klub asal Liga India, Mumbai City resmi dilepas.
Menarik dirinya CFG tak terlepas dari ketidakjelasan kompetisi di India yang tak bisa digulirkan oleh Federasi Sepak Bola India (AIFF).
Dengan begitu, maka, jumlah klub yang sebelumnya dinaungi CFG sebanyak 13 tim kini tinggal 12.
Di mana, tim terbesar yang berada di bawah naungan CFG yakni Manchester City.
AIFF tak kunjung mendapatkan partner komersial (sponsor dan hak siar) untuk dua kasta tertinggi yakni Liga India.
Hal itu yang akhirnya membuat gelaran liga vakum dan berdampak pada mundurnya CFG dari kepemilikan Mumbai City.
Baca juga: Hilal Kejutan Besar Persib Bandung Paruh Musim: Key Player Timnas Indonesia, Mega Sponsor Merapat?
Kondisi itu lah yang membuat CFG tak berminat lagi untuk memiliki saham di sepak bola India.
"Mumbai City memberi tahu AIFF bahwa perusahaan induknya telah mencapai kesepakatan," tulis Times of India.
"Bahwa City Football Group (CFG) akan melepas sahamnya di klub kepada Mumbai City Football India Pvt Ltd (perusahaan lokal)."
Dengan resmi dilepasnya Mumbai City, akankah rumor CFG ambil Persib Bandung bakal terealisasi pada jendela transfer paruh musim 2025/2026?
Secara kualitas, Indonesia berada di atas India secara rangking FIFA yakni rangking 122 berbanding dengan 142.
Selain itu, Liga Indonesia juga bertumbuh pesat dengan kualitas VAR di dua kompetisi yakni Liga 1 dan Liga 2 yang saat ini bernama Super League dan Championship.
Lebih lanjut, CFG pernah dikaitkan dengan Persib Bandung beberapa waktu terakhir.
Meski begitu, PT PBB justru menyanggah rumor hadirnya CFG ke Persib Bandung,
"Belum ada sampai hari ini, nggak ada ngobrol (dengan CFG)," jelas deputi CEO PT PBB Adhitia Putra Herawan pada November lalu.
"Intinya kalau belum keluar dari website official kami, kita anggap itu rumor."
Meski begitu, tak menutup kemungkinan CFG bakal bermanuver masuk ke jajaran Persib Bandung yang dikenal sebagai tim dengan satu di antara market terbesar di Indonesia dan terbaik di Jawa Barat.
Kontras dengan Persib Bandung, Persija Jakarta sejauh ini belum dikaitkan dengan sponsor besar berlabel dunia yang coba goda tim kebanggaan Macan Kemayoran.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)