TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat (Sulbar) menerima laporan kejadian kebakaran yang terjadi di Dusun Kampung Tulu, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) guna menangani kejadian kebakaran besar tersebut.
Langkah ini sebagai tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, H Suhardi Duka, untuk memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian bencana di wilayah Sulawesi Barat.
Baca juga: Pemprov Sulbar Resmi Buka Pendaftaran Beasiswa 2026, Ini Jadwal dan Syaratnya!
Puluhan Rumah Terdampak, Proses Pendataan Masih Berlangsung
TRC BPBD Sulbar langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar para warga terdampak.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 29 unit rumah hangus terbakar, 5 unit rumah mengalami rusak berat, dan 3 unit rumah mengalami rusak ringan.
Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyatakan, BPBD Sulbar terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Polewali Mandar, aparat desa, serta unsur terkait guna memastikan penanganan berjalan optimal, termasuk pemenuhan kebutuhan darurat seperti tenda, selimut, makanan siap saji, dan perlengkapan dasar lainnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat, serta memastikan instalasi listrik dan penggunaan api dalam kondisi aman.
“Saat ini proses pendataan dan penanganan darurat masih terus berlangsung. Pemerintah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan,” tutup Yasir Fattah.(*)