Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Terkait hal tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, angkat bicara mengenai kelanjutan program umrah gratis bagi masyarakat.
Usai melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid An-Ni’mah, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Senin (2/3/2026) malam, Eva Dwiana menegaskan bahwa secara administratif Pemkot telah siap memberangkatkan para jemaah.
“Yang penting kalau untuk Kota Bandar Lampung, kalau sudah dikatakan siap berangkat, ya kita berangkat. Intinya kami selalu siap sedia,” ujarnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa faktor keamanan internasional tetap menjadi pertimbangan utama. Pemkot tidak ingin mengambil langkah tergesa-gesa di tengah situasi yang belum sepenuhnya kondusif.
Menurutnya, saat ini pemerintah daerah masih memantau perkembangan kondisi di Timur Tengah dan menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat sebelum mengambil keputusan akhir.
“Untuk sementara ini kalau (instruksi) belum turun, ya kita tidak (berangkatkan) dulu. Tapi yang perlu dicatat, semua data-data jemaah sudah oke, sudah kita siapkan semua. Kalau sudah aman dan diperbolehkan, langsung berangkat,” tegasnya.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat, Bunda Eva—sapaan akrabnya—mengimbau warga untuk tetap tenang.
Ia memastikan koordinasi terus dilakukan agar program keagamaan Pemkot dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu.
“Kondisi sejauh ini insyaallah aman dan terkendali,” tambahnya singkat.
Dalam kunjungan Safari Ramadan tersebut, Pemkot juga menyalurkan bantuan bagi sarana ibadah. Eva Dwiana menyampaikan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp100 juta untuk Masjid An-Ni’mah.
Bantuan itu diperuntukkan bagi renovasi maupun pembangunan fasilitas masjid, guna meningkatkan kenyamanan jemaah dalam beribadah, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Safari Ramadan sendiri merupakan agenda rutin Pemkot Bandar Lampung untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga di berbagai kecamatan.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)