Sering Dilewati Bupati Toraja Utara, Jalan Tagari yang Rusak Segera di Aspal
Imam Wahyudi March 02, 2026 10:47 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memastikan akan melanjutkan perbaikan ruas Jalan Tagari di Kelurahan Tagari Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, pada tahun 2026.

Hingga kini, kondisi jalan yang juga menjadi akses ke Kantor Bupati Toraja Utara itu, masih memprihatinkan dan belum tertangani secara menyeluruh.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Toraja Utara, Ronyanto P. Tangkeallo, mengatakan proyek perbaikan Jalan Tagari memang dikerjakan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

“Pengerjaan akan kembali dilanjutkan tahun 2026,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Sementara itu, Teknik Jalan dan Jembatan Muda Dinas PUPR Toraja Utara, Marwanto, menjelaskan pengaspalan tahap awal menggunakan anggaran APBD Perubahan 2025 sebesar kurang lebih Rp300 juta.

“Panjang yang terealisasi sekitar 410 hingga 415 meter, mulai dari Jembatan Tagari sampai melewati Lapangan Tagari. Memang belum tuntas karena anggaran terbatas dan masuk di APBD Perubahan,” jelasnya di ruang kerjanya, Senin (2/3/2026).

Ia menegaskan pekerjaan tersebut bukan dikerjakan sepotong-sepotong, melainkan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

Untuk tahun 2026, anggaran lanjutan telah diplot, namun desain teknis dan titik prioritas masih menunggu hasil kajian konsultan di lapangan.

“Nanti konsultan bersama PPK dan tim perencana akan melihat kondisi lapangan. Ada kemungkinan digabung dengan ruas dari arah Jembatan Bolu di Tarrak. Skala prioritas akan disesuaikan dengan tingkat urgensi dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi kualitas, Marwanto memastikan seluruh pekerjaan mengacu pada spesifikasi Bina Marga agar mutu dan umur pakai jalan tetap terjamin.

Jalan Tagari dinilai sebagai salah satu akses alternatif penting untuk mengurangi kepadatan menuju pusat Kota Rantepao.

Pemerintah berharap kelanjutan proyek ini dapat meningkatkan kelancaran mobilitas dan kenyamanan masyarakat, terutama karena lokasinya berada di kawasan penyangga perkotaan.

Biasa Dilewati Bupati

Jalan berlubang dan bergelombang itu merupakan jalur yang biasa dilalui Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menuju kantornya.

Pantauan Tribun Toraja, sejumlah titik tampak berlubang cukup dalam dan bergelombang sehingga mengganggu kenyamanan serta berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Terlebih saat musim hujan, lubang-lubang tersebut kerap tertutup genangan air sehingga sulit terlihat pengendara.

Padahal, tahun lalu proyek pengaspalan di ruas tersebut telah dikerjakan. 

Namun, hasilnya dinilai belum menyeluruh.

Aspal baru hanya terlihat mulus di beberapa meter setelah pengendara melewati Jalan Andi Mappanyukki menuju Jalan Tagari, sementara sebagian besar ruas lainnya masih rusak dan belum tersentuh perbaikan.

Kerusakan jalan tersebut bukan hanya mengganggu aktivitas harian masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera menuntaskan perbaikan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam di titik tertentu.

Apalagi, ruas tersebut merupakan jalur strategis yang juga dilalui pejabat daerah setiap hari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.