Seorang Dosen UNIKI Bireuen Akhiri Masa Pengabdian Setelah 18 Tahun
Saifullah March 03, 2026 12:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen melepas salah satu dosen seniornya, Sutoyo, SE, MSi yang telah mengakhiri masa pengabdian setelah 18 tahun. 

Sutoyo merupakan pengajar mata kuliah Penganggaran Perusahaan dan Manajemen Keuangan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKI. 

Acara perpisahan sekaligus penyerahan penghargaan dan dana pesangon digelar di ruang pertemuan telekonferensi UNIKI, Senin (2/3/2026).

Sutoyo, kelahiran Nganjuk, Jawa Tengah pada 14 Desember 1960, menempuh pendidikan di STIES Lamlagang Banda Aceh dan melanjutkan studi S2 di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. 

Ia bergabung dengan STIE Kebangsaan Lhokseumawe pada 2008, sebelum akhirnya menjadi bagian dari UNIKI Bireuen yang berada di bawah yayasan yang sama. 

Selama masa pengabdiannya, Sutoyo dikenal sebagai sosok pendidik yang tekun dan berdedikasi tinggi.

Baca juga: Relawan Mahasiswa UNIKI Hidupkan Ramadhan di Tenda Pengungsian Aceh Tengah

Dalam pertemuan perpisahan, Sutoyo mengenang perjalanan panjangnya sebagai dosen. 

Ia menceritakan pengalaman bersama Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba yang kala itu sering menempuh perjalanan dari Lhokseumawe ke Bireuen dengan bus ramping. 

Ia juga mengingat perjuangan mengikuti sertifikasi dosen yang baru berhasil lulus pada percobaan ketiga. 

“Pengabdian saya telah berakhir, dan saya berharap UNIKI semakin maju dan berkembang sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Aceh,” ujarnya.

Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba, SE, MM turut menyampaikan rasa haru atas berakhirnya masa tugas Sutoyo. 

Ia mengenang betapa sulitnya perjuangan para dosen mengikuti ujian sertifikasi, hingga nyaris putus asa, namun akhirnya berhasil.

“Banyak kenangan bersama beliau, terutama saat kami berjuang membangun kampus ini dari awal,” ungkapnya.

Baca juga: Dosen UNIKI Bireuen Kembangkan Urban Farming di Pesantren untuk Ketahanan Pangan

Acara perpisahan tersebut dihadiri oleh para wakil rektor, dekan, pejabat kampus, serta pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIKI. 

Kehadiran mereka menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi Sutoyo selama hampir dua dekade. 

Pihak kampus menegaskan bahwa pengabdian Sutoyo akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah panjang UNIKI dalam mencetak generasi muda Aceh yang berkompeten di bidang ekonomi dan bisnis.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.