Suasana Vihara Dhanagun Kota Bogor Jadi Tempat Ngabuburit di Momen Cap Go Meh 2026
khairunnisa March 03, 2026 12:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dalam momen Cap Go Meh 2027, Jalan Suryakencana menjadi pusat perayaan yang digelar sejak 1 Maret kemarin hingga 3 Maret 2026 besok.

Terpantau, Senin (2/3/2026) selama momen Cap Go Meh ini, kawasan Jalan Suryakencana ini dihias sedemikian rupa dengan lampion serba merah.

Pelaku UMKM yang berderet di sepanjang pinggir jalan juga membuat suasana semakin meriah.

Mulai dari yang berjualan pernak-pernik, hingga berbagai makanan-makanan siap saji.

Tidak hanya itu, Bazaar Rakyat juga digelar di area Vihara Dhanagun yang diisi beragam stand.

Suasana di kawasan ini dimanfaatkan oleh para warga yang ramai menghabiskan waktu sore, atau ngabuburit jelang berbuka.

Para warga terlihat ramai di area bazaar juga sambil menikmati suasana vihara yang dihias serba merah dengan lampion-lampionnya.

Takjil-takjil berupa makanan dan minuman dari para pedagang di kawasan ini juga bisa dimanfaatkan oleh warga muslim yang hendak ngabuburit sekaligus berbuka di sekitar Jalan Suryakencana ini.

Apalagi keramaian pelaku UMKM ini diadakan sampai malam hari disebut 'Pasar Malam' spesial untuk memeriahkan momen Cap Go Meh 2026.

Namun suasana ini masih belum pada puncaknya, karena puncaknya rencananya akan digelar pada Selasa (3/3/2026) besok.

Diketahui, Cap Go Meh 2026 ini dibuka dengan buka bersama bazar Ramadan di sepanjang Jalan Suryakencana, dimana ada jajanan unik jadul atau stand tempo dulu sejak Minggu (1/3/2026).

Untuk puncak acaranya sendiri akan dilaksanakan pada Selasa (3/3/2026) dengan acara parade budaya setelah pelaksanaan salat tarawih.

Baca juga: Siap-siap Macet! Besok Puncak CGM Kota Bogor 2026, Simak Lokasi Kantong Parkir dan Rute Alternatif

Ketua Pelaksana BSF CGM 2026 Arifin Himawan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan titik kantong parkir bagi pengunjung yang ingin hadir menyaksikan pawai budaya.

“Untuk parkir kendaraan sebetulnya bisa menyesuaikan. Yang terdekat mungkin di mal BTM karena kita ada kerja sama,” kata Arifin Himawan.

Selain mal BTM, kantong parkir juga disiapkan di Mal Botani.

Pengunjung nantinya bisa jalan kaki dari Tugu Kujang ke lokasi acara utama yakni di kawasan Suryakencana.

Pengunjung juga bisa memarkirkan kendaraannya di sekitaran Jembatan Otista.

“Dan karena ini tidak terlalu banyak dan tidak terlalu panjang mungkin di sepanjang Otista masih bisa digunakan untuk lahan parkir,” ujarnya.

Rute parade kebudayaan dimulai dari Jalan Surya Kencana kemudian diarahkan ke Gang Aut, kemudian melintas ke Pasar Cumpok, dan keluar di Bintang Tiga.

Pengisi parade kebudayaan berasal dari sanggar lokal, 12 tim penampil liong dan barongsai hingga marawis akan meramaikan parade ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.