Gus Fawait Sebut MBG Berdampak Besar ke Ekonomi Jember: Kalau Ada Kekurangan, Bisa Diadukan ke Kami
Januar March 03, 2026 12:14 AM

 


TRIBUNJATIM.COM, JEMBER- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) rupanya memberikan dampak perekonomian yang signifikan ke sejumlah daerah.
 
Termasuk ke daerah seperti Jember.


Itu seperti yang disampaikan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait.
 
"Saya melihat MBG dari kacamata Kabupaten Jember. Pengungkit perekonomian itu kan belanja pemerintah. APBD Jember itu 4,3 triliun tahun 2026, danJember punya jumlah total dapur MBG terbesar di Jawa Timu, hampir 270 dapur yang beroperasi di Kabupaten Jember," terang Gus Fawait kepada TribunJatim.com, Senin (2/3/2026).
 
Menurut alumnus Unair itu, saat semua dapur beroperasi, setidaknya ada minimal 15 ribu tenaga kerja yang diserap, serta tersebar di berbagai dapur.

 

Efek domino MBG



 
Hal itu belum termasuk efek domino dari dapur MBG itu.

"Itu seandainya tidak ada dapur MBG, itu harus berapa persen pertumbuhan ekonomi didorong supaya mencapai 15 ribu lapangan kerja," lanjut Gus Fawait.
 
Gus Fawiat menambahkan, sedangkan dari jumlah uang yang akan berputar, bakal ada sekitar Rp 4 triliun lebih yang akan berputar dalam satu tahun di Jember.
 
"Akan ada keberkahan  sendiri. Yaitu Rp 4,3 triliun APBD kita ditambah Rp 4 trililun lagi jumlah uang yang akan berputar di Jember.," imbuhnya.
 
Oleh karena itu, Gus Fawait menganggap MBG merupakan sebuah program yang brilian.
 
Karena selama ini keuangan Indonesia itu hanya berputar di Jakarta saja, tapi dengan adanya MBG, maka perputaran uang bisa didistribusikan ke daerah-daerah, termasuk Jember. Tentu ini akan memberikan efek domino yang luar biasa terhadap perekonomian di Jember. Contohnya, nanti bagaimana sektor pertanian, UMKM, dan lainnya juga berdampak," terangnya.
 
Gus Fawait mencontohkan para petani di Semboro.

Baca juga: Jaga Kualitas Makan Bergizi Gratis, Bupati Magetan Sidak SPPG: Pastikan Sesuai Standar BGN

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.