Anggota DPRD Jatim Desak Evaluasi Menyeluruh MBG setelah Setahun Berjalan: Bukan Sekedar Kasuistik
Alga W March 03, 2026 12:14 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUN.COM - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah setelah satu tahun berjalan, belum lepas dari persoalan-persoalan, termasuk di Kabupaten Bangkalan, Madura.

Kondisi tersebut memantik kritik konstruktif dari anggota Komisi C DPRD Jatim Dapil Madura, KH Nasih Aschal.

Baca juga: Ortu Geram Ada Cacing dalam Kotak MBG di SDN 03 Rejoagung, Kepala Satgas Lapor Korwil BGN & Dinkes

Ia menekankan perlunya evaluasi secara menyeluruh terhadap program MBG.

Pernyataan tersebut disampaikan Kiai Nasih di sela saresahan bersama awak jurnalis bertemakan 'Digitalisasi Pendidikan: Peluang atau Tantangan bagi Generasi Bangsa?' yang digelar di RM Dapur Sambal, Jalan Halim Perdana Kusuma, Senin (2/3/2026) malam.

"Tentu kita berharap pemerintah melihat ini bukan hanya kasuistik yang cukup diselesakan dengan satu kebijakan saja, tetapi harus dibuat kebijakan baru. Sehingga para pengelola SPPG bisa dengan serius mengelola dapurnya," ungkap Kiai Nasih.

Sebagai wakil rakyat, banyak keluhan yang diterima Kiai Nasih meski dari setiap laporan yang diterimanya bisa dipilah, mana yang benar-benar menjadi kesalahan dalam pengelolaan.

Apabila terjadi kesalahan pada pengelolaan, lanjutnya, dimungkinkan karena kurang pengetahuan atau minimnya sosialisasi.

Sehingga banyak aspek yang perlu diperhatikan pemerintah agar tidak sampai berimbas kepada para siswa selaku penerima manfaat.

"Saya kira program MBG ini, sekali lagi perlu dievaluasi secara menyeluruh dan tuntas karena ini bukan hanya kasuistik yang cukup diselesaikan dengan satu kebijakan saja," tegas Kiai Nasih.

DPR RI sepi kritikan MBG 

Niat baik Pemerintah Pusat melalui program MBG harus dibarengi dengan sikap keterbukaan selebar-lebarnya terhadap kritik dan saran yang dilontarkan berbagai elemen masyarakat.

Sehingga penguatan-penguatan terhadap pelaksanaan program MBG semakin tahun semakin baik melalui kebijakan-kebijakan yang lebih kuat.
 
"Tentu kita berharap kebijakannya harus lebih kuat. Dari unsur pemenuhan gizi, saya kira skemanya sudah bagus, tinggal aplikasi di lapangan yang belum dilakukan dengan optimal," ungkap Kiai Nasih yang juga Ketua DPD Partai NasDem Bangkalan tersebut.

Oleh karena itu, lanjutnya, Kiai Nasih berharap para wakil rakyat di DPR RI terutama yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN) harus menyuarakan juga sebagai wujud fungsi pengawasan atau mengawaal pelaksanaan program MBG.

"Jadi saya kira teman-teman anggota DPR RI perlu menyuarakan agar ada tindak lanjut yang lebih menjanjikan. Sehingga bukan sekedar kasuistik saja, karena niat baik dalam program MBG itu harus bisa dioptimalkan dengan sungguh-sungguh," pungkas Kiai Nasih.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.