SERAMBINEWS.COM – Kementerian Pertahanan Qatar mengklaim angkatan udaranya berhasil menembak jatuh dua jet tempur yang datang dari arah Iran.
Dalam pernyataan resmi, kementerian menyebut sistem pertahanan udara dan angkatan laut Qatar juga berhasil menjatuhkan tujuh rudal balistik serta mencegat lima drone yang diluncurkan dari Iran.
“Ancaman tersebut diatasi segera setelah terdeteksi, sesuai dengan rencana operasional. Semua rudal berhasil ditembak jatuh sebelum mencapai sasaran,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Qatar.
Sementara itu, pemerintah Bahrain menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat gelombang baru serangan rudal balistik dan drone Iran.
Baca juga: Pentagon Akui 4 Tentara AS Tewas, Menhan tak Menyangkal Opsi Invasi Darat ke Iran
Menurut Pusat Komunikasi Nasional Bahrain, total proyektil yang terdeteksi mencapai 70 rudal dan 59 drone. Seluruhnya diklaim berhasil diantisipasi oleh sistem pertahanan negara tersebut, sebagaimana dilaporkan media pemerintah.
Irak Terdampak Langsung
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Irak, Fuad Hussein, mengatakan negaranya kini “terkena dampak langsung dari perang” yang tengah berlangsung.
Ia memperingatkan bahwa kelanjutan konflik hanya akan memperburuk ketidakstabilan dan memicu kekacauan lebih luas di kawasan.
Pernyataan itu disampaikan Fuad Hussein dalam percakapan telepon dengan Menteri Negara Inggris untuk Timur Tengah, Hamish Falconer. Keduanya membahas perkembangan terbaru konflik serta dampak regional yang ditimbulkan.
Dalam pembicaraan tersebut, dilakukan penilaian komprehensif terhadap situasi lapangan dan dinamika politik. Falconer juga meninjau posisi terbaru negaranya, termasuk kebijakan yang memungkinkan pasukan AS menggunakan sejumlah fasilitas, sembari memfasilitasi prosedur terkait.
Fuad Hussein menegaskan pentingnya mengintensifkan upaya internasional dan regional guna segera mencapai gencatan senjata, demi meredam eskalasi dan menciptakan kondisi yang memungkinkan pemulihan stabilitas di kawasan.(*)