Jam Berapa Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026? Cek Lokasi Terbaik Lihat GBT di Indonesia
Faiz Iqbal Maulid March 03, 2026 02:25 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Masyarakat Indonesia dipastikan dapat melihat gerhana bulan total secara langsung pada hari ini, Selasa 3 Maret 2026.

Peristiwa astronomi ini menjadi salah satu momen paling ditunggu karena bulan akan tampak berwarna merah tembaga saat fase totalitas.

Menurut jadwal resmi BMKG, gerhana bulan total dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari fase penumbra hingga berakhirnya gerhana.

Durasi keseluruhan gerhana mencapai 5 jam 41 menit, dengan fase totalitas (bulan merah tembaga) berlangsung sekitar 59 menit 27 detik

Sedangkan Puncak gerhana bulan total terjadi pada pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT.

Berikut jadwal lengkap gerhana bulan total di Indonesia:

• Jadwal Lengkap Jam Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia Berdasarkan WIB, WITA dan WIT

Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

1. Awal gerhana penumbra: pukul 15.42.44 WIB, 16.42.44 WITA, dan 17.42.44 WIT

2. Awal gerhana sebagian: pukul 16.49.46 WIB, 17.49.46 WITA, dan 18.49.46 WIT

3. Awal gerhana total: pukul 18.03.56 WIB, 19.03.56 WITA, dan 20.03.56 WIT

4. Puncak gerhana total: pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT

5. Akhir gerhana total: pukul 19.03.23 WIB, 20.03.23 WITA, dan 21.03.23 WIT

6. Akhir gerhana sebagian: pukul 20.17.33 WIB, 21.17.33 WITA, dan 22.17.33 WIT

7. Akhir gerhana penumbra: pukul 21.24.35 WIB, 22.24.35 WITA, dan 23.24.35 WIT

Wilayah Indonesia yang Bisa Menyaksikan Gerhana Bulan Total

1. Indonesia Barat (WIB): Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, termasuk Pontianak.

2. Indonesia Tengah (WITA): Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah & Selatan, Sulawesi.

3. Indonesia Timur (WIT): Maluku, Papua, dengan visibilitas terbaik karena posisi bulan sudah tinggi di langit.

• Daftar Fenomena Langit 2026, Mulai Februari 2 Fenomena Gerhana Matahari Cincin dan Parade Planet

Apa Itu Fenomena Gerhana Bulan Total?

Gerhana bulan total adalah fenomena langit yang terjadi ketika Bulan, Bumi, dan Matahari berada dalam satu garis lurus sempurna.

Di kala ini, Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.

Saat Bulan berada di fase purnama, ia biasanya menerima cahaya penuh dari Matahari.

Namun, jika posisi ketiga benda langit sejajar, Bumi menghalangi cahaya Matahari sehingga tidak sampai ke Bulan.

Karena cahaya Matahari dibelokkan oleh atmosfer Bumi, Bulan tetap terlihat, tapi dengan warna kemerahan alhasil fenomena ini dikenal sebagai Blood Moon.

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.