BOLASPORT.COM – Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, memperingatkan anak asuhnya agar berhenti mengoleksi kartu di Liga Inggris jika tak ingin dicoret dari tim.
The Blues menjadi tim yang paling banyak menerima kartu di Liga Inggris 2025-2026.
Hingga pekan ke-28, Chelsea sudah mengoleksi 62 kartu kuning, 3 kartu kuning kedua, dan 4 kartu merah.
Terbaru, kartu merah diraih Chelsea saat menghadapi Arsenal pada laga bertajuk Derbi London, Minggu (1/3/2026) WIB.
Salah satu pemain The Pensioners, Pedro Neto, mendapat kartu merah setelah menerima 2 kartu kuning.
Catatan ini terbilang memprihatinkan karena jumlah tersebut membuat Chelsea menjadi salah satu tim terkasar di mata wasit.
Bahkan jumlah kartu merah mereka saat ini paling tinggi.
Jika digabung dengan jumlah kartu kuning kedua, maka mereka telah mengoleksi 7 kartu merah di Liga Inggris musim ini.
Catatan buruk Chelsea membuat Liam Rosenior sedikit kesal.
Saking kesalnya, pelatih asal Inggris itu memberikan ultimatum untuk anak asuhnya soal kedisiplinan dalam pertandingan.
Dilansir BolaSport.com dari The Guardian, Rosenior mengancam akan mencoret pemain Chelsea jika tak memperbaiki catatan minor tersebut.
Ancaman ini diberikan karena dirinya yakin timnya punya potensi menang lebih besar jika punya 11 pemain di lapangan.
Dalam musim ini, The Blues kerap kehilangan tiga poin saat salah satu pemainnya terkena kartu merah.
Sebagai contoh adalah laga kontra Burnley di pekan ke-27 Liga Inggris.
Saat itu, mereka unggul 1-0 sebelum Wesley Fofana mendapat kartu kuning kedua di menit ke-72.
Karena harus bermain dengan 10 orang, The Pensioners akhirnya harus kehilangan tiga poin dan puas bermain imbang 1-1.
“Jika Anda melihat statistik kami, ketika kami memiliki 11 pemain di lapangan, peluang kami untuk menang meningkat drastis,” kata Rosenior.
“Itu harus menjadi motivasi tersendiri untuk memastikan kami tetap disiplin di momen-momen penting,” lanjutnya.
Karenanya, Rosenior mengaku tak segan akan mendepak pemain dari timnya jika tak memperbaiki kebiasaan dalam mengoleksi kartu.
"Saya perlu melihat peningkatan dalam hal itu. Saya perlu menyesuaikan pemilihan tim berdasarkan siapa yang menunjukkan kemampuan tersebut,” pungkasnya.
Sekadar informasi tambahan, buruknya tingkat kedisiplinan Chelsea membuat mereka kini tercecer di Liga Inggris 2025-2026.
Mulanya The Blues konsisten berada di papan atas klasemen dan sempat bersaing menjadi salah satu penantang gelar musim ini.
Nahas hobinya dalam mengoleksi kartu membuat mereka mendapati beragam hasil minor dalam perjalanannya.
Kini Chelsea duduk di peringkat keenam klasemen sementara dengan 45 poin dari 28 laga, terpaut 6 poin dari Man United di posisi ketiga.